Hargailah Penghasilanmu

Apa yang anda pikirkan saat anda pertama kali mendapatkan penghasilan setelah sebulan lamanya anda bekerja…? Saya yakin tentu anda akan sangat senang sekali karena anda tidak perlu lagi merepotkan orang tua dalam hal memenuhi semua kebutuhan anda. Buat anda yang baru menamatkan jenjang pendidikan di perguruan tinggi mendapatkan pekerjaan tentu merupakan hal yang sangat menggembirakan. Tentunya sebelum anda menerima gaji pertama, anda sudah memikirkan kemana saja akan anda gunakan gaji yang anda terima itu.

Buat sebagian orang yang kesehariannya ”doyan shopping” tentunya dengan gaji yang pertama anda terima sangatlah kurang. Jadi berapa gaji yang menurut anda cukup dalam memenuhi kebutuhan anda…? Buat anda yang sudah mempunyai keluarga mendapatkan pekerjaan tentu merupakan hal yang sangat menggembirakan. Namun jika anda ditanya ”apakah anda cukup dengan gaji yang anda terima sekarang…? Saya yakin sebagian besar orang akan berkata tidak cukup. Lalu berapa gaji yang menurut anda cukup untuk memenuhi semua kebutuhan anda dan keluarga selama sebulan..? Apakah 1 juta, 4 juta, 8 juta, 12 juta, 24 juta atau 50 juta…? (more…)

Published in: on July 9, 2009 at 3:40 am Leave a Comment
Tags: , , ,

Begitu Mulianya Hati Perempuan Itu

Aku melihatnya dia sebagai seorang perempuan paling cantik. Memiliki kulit yang putih, wajah yang bersih seperti bayi, otak yang cerdas, keibuan, tutur kata yang santun serta sangat taat beribadah. Sampai saya berpikir betapa beruntungnya laki-laki memiliki istri seperti dia. Menurut saya dia bakal menjadi incaran para laki-laki yang ingin memiliki istri yang sholehah.
Dua puluh lima tahun yang lalu, pada usia yang sangat muda dia menikah dengan seorang pria. Pernikahan yang bahagia. Laki-laki yang sangat beruntung. Bagaimana tidak, sebab dengan kelebihan yang perempuan itu miliki, akan sangat sulit sekali mencari laki-laki yang layak untuk bersanding dengannya. Namun dia memilih laki-laki itu untuk menjadi pendamping hidupnya.
Tak terasa waktupun berlalu. Sedikitpun tidak pernah terdengar berita buruk tentang kondisi rumah tangga mereka yang kini sudah memiliki 3 orang anak yang lucu-lucu. Tentu saja dengan kasih sayang dan cinta yang mereka miliki mampu membuktikan kepada orang-orang bahwa betapa harmonisnya mereka. Suami yang bertanggungjawab menafkahi keluarganya. Sang istri yang berprofesi sebagai dosen tidak mrubah kodratnya sebagai ibu yang baik buat anak-anaknya serta sebagai istri yang selalu menghormati dan melayani suaminya, walau segudang kesibukan yang dia miliki. Ternyata dia mampu menjadi ibu serta istri yang terbaik buat anak dan suaminya.
Sangat jarang mereka tampil berdua, karena aktivitas istri yang sangat padat, serta aktivitas suami yang sibuk disebabkan suami yang bekerja di luar kota, yang membuat sanagt jarang sekali bisa berkumpul bersama. Namnu, sesekali meraka tampil berdua. Cukup bayak para ibu-ibu dan cowok-cowok berkomentar miring tentang suaminya meski hanya bercanda.
“Istri cantik, cerdas, sholehah, memiliki rumah yang besar dan luas serta anak-anak yang lucu. Sangat beruntung sekali!” sahut para cowok-cowok yang melihat keharmonisan mereka.
Yang lainnya berkomentar, “Seandainya saya memiliki istri secantik dia, gak bakalan dech keluar rumah. Mendingan di rumah mandangin istri sambil bersyukur dianugerahi istri yang cantik dan rezeki yang luas”.
“Seandainya laki-laki itu menyakiti istrinya, betapa bodohnya laki-laki itu. Dianugrahkan istri yang sholehah dan cantik masih kurang puas…? Semoga bukan begitu nantinya. Komentar salah satu ibu-ibu yang tinggal di sana.
Sebagai perempuan yang hanya memandang segala sesuatunya dari sisi luarnya, saya beranggapan bahwa perempuan itu sangat pintar dan bijaksana dalam mengatur rumah tangganya. Sangat jarang dilanda gosip dan perkataan yang tidak mengenakkan tentang rumah tangga mereka. Sesibuk aktivitas yang dia miliki, tetap berkomitmen bahwa keluarga nomor satu.
Kelebihan lain yang dia miliki. Dia sangat pintar menjaga dan mengurus tubuhnya agar tetap cantik walau diusianya sekarang yang tidak muda lagi. Kecantikannya itu tetap bersinar walau usianya yang sudah menginjak 50 tahun.
Dalam balutan kerudung, dan kemana-mana tidak pake make up, serta busana yang sangat sederhana memancarkan kecantikannya makin mempesona serta kemampuannya menjaga harga dirinya. Walau kadang kala dia harus pergi sendirian mengurus semua kebutuhan anaknya karena suami yang bertugas di luar kota.
Ketika dia mendengar berita kalo suaminya menghianati cintanya. Laki-laki itu main perempuan lagi dibelakangnya. Suaminya nikah lagi dengan perempuan lain tanpa sepengetahuannya dan menghasilkan seorang anak. Dia sangat begitu sabar menanggapi berita itu, bahkan dengan sabarnya dia melayani suaminya, walau seringkali dia mendapat perlakuan buruk dari suaminya. Tingkah suaminya itu membuat seluruh keluarga besarnya sangat membenci suaminya. Bahkan keluarga besarnya sempat menyarankan untuk bercerai daripada bertahan hidup dengan laki-laki yang sudah menghianati janji pernikahan mereka.
Bagaimana tidak suaminya memiliki istri selain dirinya lebih dari satu orang. Perempuan itu tetap menjaga kehormatan suaminya. Walau hatinya harus terluka oleh perlakuan buruk suaminya. Namun dia tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan itu.
Sampai suatu ketika, sang suami mengalami kelumpuhan yang menyebabkan suaminya tidak bisa bekerja lagi. Istri mudanya meninggalkannya dan anak mereka. Istri mudanya tidak mau menerima laki-laki itu lagi karena dia sudah tidak mampu lagi memenuhi semua kebutuhan istri mudanya yang matre. Bahkan uang hasil jerih payahnya dengan tega suaminya berikan buat istri mudanya.
Namun sekarang keadaan berbalik. Suaminya mengalami kelumpuhan. Alhamdulillah gak seluruhnya. Tapi karena penyakit itu meyadarkannya bahwa dia sudah sangat banyak menyakiti istrinya. Begitu mulianya hati perempuan itu, mau menerima suaminya apa adanya lagi walau saat ini suaminya mengalami kelumpuhan ringan yang menyebabkan dia tidak maksimal lagi menjadi kepala keluarga.serta harus rela menerima anak tiri hasil pernikahan suaminya dengan perempuan lain. Dia menerima dengan lapang dada kehadiran anak kecil itu.
Dengan kondisi suami yang lumpuh dengan sigap perempuan itu mengambil alih tanggung jawab ekonomi keluarga. Mulai dari memenuhi semua kebutuhan rumah tangga, membiayai sekolah anak-anak mereka plus anak tiri, bahkan menanggung semua ongkos pengobatan buat suaminya.
Sedikitpun saya tidak melihat kesombongan dan keangkuhan di wajah cantiknya. Menjadi ibu yang baik buat ketiga anak-anak mereka plus satu orang anak tirinya dan menjadi istri yang sholehah buat suaminya. Bertanggung jawab meladeni semua kebutuhan anak dan suaminya dan juga menjaga suaminya yang sudah belasan tahun lumpuh. Bekerja sebagai dosen tidak menyurutkan niatnya untuk tetap menomorsatukan kepentingan keluarga. Sedikitpun saya tidak melihat wajah letih dari raut wajahnya yang cantik serta tidak terdengar oleh saya rasa letih yang keluar dari bibirnya.
Hati saya berkata.
Allah begitu mulianya hati perempuan itu, menjadi ibu yang baik serta istri yang sholehah walau suaminya menghianati cintanya. Berkatilah ya Allah wanita yang setia itu.

Published in: on July 8, 2009 at 5:25 am Comments (1)
Tags:

Selamat Buat Sahabatku…

Tepatnya tanggal 2 July kemarin salah seorang sahabat saya menikah. Senang plus bahagia mendengar berita itu. Bagaimana tidak dia merupakan sahabat  sekaligus temanku dikosan dl serta kita satu kelas sewaktu kuliah di “Mantuk-Mantuk” tepatnya di Jogja dl. Selamat ya Lia, akhirnya kamu telah dipertemukan dengan seseorang yang akan menjadi pelabuhan terakhir buat cinta kamu. “Semoga perrnikahan ini diberkati dan di ridhoi allah serta Allah selalu melimpahkan ridho dan berkahnya buat kamu”. Aku gak bisa datang, maaf ya cuma doa tulus yang bisa aku berikan buat kamu (Ya iyalah Mira please dech kamu tu gak mikir apa). Acara nikahannya diadakan di sulawesi, makassar.

LiaLia sebelah kiri dan Yunita sebelah kanan

(more…)

Published in: on July 4, 2009 at 11:50 pm Comments (1)
Tags:

Gagal Maning… :(

2 hari ini saya sediiiiiiihhhhh banget… Gimana gak sedih. 2x buat kue, dua-duanya gagal alias bantat. Huhuhu :( ( pengeeennn nangissssss….. gimaannaa…? Awal buat kue ini berhasil kembangnya bagus serta teksturnya lembut di lidah. Kemarin coba lagi buat. Niatnya pengen Chiffon Cake rasa pandan (pengen buat ini karena warnanya hijau dan harummm… :D ) Kenapa…? Karena searching di internet Chiffon Cake Pandannya buat saya ngiler. Kemarin udah buat Chiffon Cake tapi biasa aja gak pake apa2 sekarang buatnya supaya hijau warnanya ditambah pasta pandan sedikit dengan harapan hasilnya bisa bagus dan kembang seperti Chiffon Cake yang saya buat sebelumnya. Harap2 cemas pas lihaaattttt… Ohhhhhh…. tidaaakkkk gagaaaalll. Sediiihhhh tapi mau gimana lagi :( Adik saya ketawa lihat hasil kue yang saya buat. Saya berpikir kenapa kue ini bantat mungkin karena suasana hati yang pada saat buat kue itu emang lagi gak enak bangeett alias lagi kesel. Terus lampu ovennya gak nyala. Saya berpikir ini pasti karena salah satu diantara 2 masalah ini.

Nah hari ini saya nyoba lagi buat kue dengan resep yang sama. Tetep aja gagal lagi. Huhuhu…. nangiiiissssss lagi pas lihat, gimana gak niatnya kue ini mau saya kasih buat teman2 di kantor karena sudah niat pengen kasih kejutan. Tapi niat ini tidak bisa terlaksana karena hasil kue yang bantat. Sediiiihhhh bangeeeettt. Melihat hal itu, mama berkomentar “mungkin karena pasta pandan kali yang buat hasil kuenya bantat. Perasaan 2x Mira buat kue gak masalah khan..?” Huhuhu… :( sedih banget. Semoga aja saya gak trauma hanya karena kejadian ini. Hari ini niat pengen buat bolu gulung Meranti gak terlaksana karena udah gak semangat.

Published in: on June 28, 2009 at 4:19 am Comments (2)
Tags: ,

Maafkan Aku…

By: Miranty S

Maafkan aku yang tidak bisa menjadi teman ceritamu lagi
Maafkan aku yang tidak bisa menatapmu
Maafkan aku yang tidak bisa mencintaimu dan menyayangimu
Maafkan aku kalo kita tidak bisa bertemu lagi
Maafkan aku yang tidak bisa memberikanmu apa-apa
Hanya doa tulus yang bisa aku berikan untukmu
Semoga kau bahagia bersamanya
Semoga Allah meridhoi dan memberkahi langkahmu

Hari ini adalah hari pernikahanmu
Awal dari semua perjalananmu menuju kehidupan baru bersamanya
Bahagianya aku melihat dirimu bersanding dengannya
Bahagianya aku melihat senyum manismu di sana
Jangan kecewakan dia kakak
Karena dia orang special yang diberikan Allah untukmu
Terima kasih kau telah menungguku
Tapi maaf, aku tidak bisa mencintai dan menyayangimu
Karena aku tlah mencintai dan menyayangi orang lain

Published in: on June 26, 2009 at 7:07 am Leave a Comment
Tags:

Kecelakaan itu…

“Kapan ayah pulang bunda, aku kangen sama ayah” sahut anakku.
“Sabar ya nak, insya Allah ayah pulang besok. Anak bunda kok cengeng” jawabku sambil menyapu air mata yang jatuh
dipipi anakku.
“Tapi Raihan kangen banget sama ayah bunda.”
“Iya bunda tau kalau Raihan kangen kangen sama ayah. Sekarang Raihan bobok ya. Jangan nangis terus, ntar matanya
bengkak. Besok khan hari pertama Raihan sekolah. Masa baru masuk sekolah jagoan bunda matanya bengkak..?”
“Bunda, ayah sayang gak sama kita,”
“Yah pasti sayanglah nak, kalo gak sayang kenapa ayah rela kerja di luar kota demi Raihan dan bunda.”
“Tapi ayah pasti pulang khan bunda,” sambung anakku dengan mukanya yang sendu
“Pasti pulang sayang. Khan tadi Raihan dengar sendiri suara ayah kalo insya Allah besok ayah pulang ke rumah.
Sekarang Raihan bobo ya, jangan mikir yang macem-macem” jawabku sambil mencium kening anakku. (more…)

Published in: on at 6:26 am Leave a Comment
Tags:

Pengalaman di pagi hari

Hari ini adalah hari pertama aku tinggal di lingkungan masyarakat yang notabene ibu-ibu disini tidak bekerja alias sebagai ibu rumah tangga. Sengaja aku memilih perumahan disini karena sangat dekat dengan tempat aku bekerja. Disini aku kos bersama dua orang sahabatku yang bekerja sebagai PNS di kota minyak. Daerah ini saya pilih karena rekomendasi dari sahabat saya yang memang sudah lama tinggal disini. Perumnas Fajar Indah Sejahtera atau disingkat FJS adalah perumahan yang dihuni oleh orang-orang yang bekerja sebagai guru PNS maupun swasta, pedagang, nelayan serta pegawai swasta perusahaan kontraktor di kota minyak. Sementara para istri disini hampir seluruhnya tidak bekerja. (more…)

Published in: on at 3:49 am Comments (2)
Tags:

Sahabatku kalian dimana sekarang…???

Rumah Gadang

Gambar di pinjam di sini

Ingat kenangan sama teman2 saya saat kuliah di Padang dulu :D . Kita rame2 jalan mengelilingi Kota Sumbar, gak dalam 1 hari tapi, dalam bulan ini kalo udah dapat kiriman uang belanja, saya dan teman2 jalan, trs sambung bulan depan kalo kita ada duit n kendaraannya. Saya lupa awalnya dari mana, tapi yang jelas selama saya kuliah alhamdulillah semua kota wisata sudah terjelajahi di sumbar. (more…)

Published in: on June 18, 2009 at 7:29 am Comments (1)
Tags: , ,

Ingat kampung halaman… :D

Tiba2 punya ide posting tentang Kota Padang. Ingat n kangeeenn banget. Jujur saya benar-benar kenal kota Padang ya saat saya kuliah di Padang dulu. Saya ingat kenangan saat masih kuliah tingkat 1 and 2, saya and teman2 satu jurusan. Kita rame2 jalan mengelilingi Kota Sumbar, gak dalam 1 hari tapi, dalam bulan ini kalo udah dapat kiriman uang belanja, saya dan teman2 jalan, trs sambung bulan depan kalo kita ada duit n kendaraannya. (more…)

Published in: on at 6:39 am Leave a Comment
Tags: , ,

Terhalang Karena Cinta Terlarang

By: MRS

Kasihku dirimu akan selalu ada di hatiku
Meskipun aku tidak bisa memilikimu
Namun hati dan jiwa ini hanya untukmu seorang
Meskipun kau bukanlah milikku

Tuhan,
Beri aku satu kesempatan untuk bersamanya
Izinkan aku mencintainya dan menyayanginya
Meskipun aku tau bahwa cinta ini terlarang
Namun aku sangat ingin memilikinya untuk selamanya

Tuhan,
Mengapa cinta ini harus terlarang
Mengapa aku tidak bisa mencintainya
Saat aku mulai jatuh cinta
Mengapa harus terhalang karena cinta terlarang

Tuhan,
Apa aku salah telah mencintai dia
Walau aku tau dia bukan tercipta untukku
Namun aku ingin selalu bersamanya
Menjalani hidup ini bersamanya
Biarlah cinta ini tumbuh di hatiku dan hatimu
Entah sampai kapan
Semoga tetap abadi walau kita tidak bersama
Tapi aku yakin kau bahagia bersamanya

NB: Hanya sebuah puisi belaka (seolah-olah saya berada di posisi ini). Ya Allah jangan pernah saya berada di posisi ini. Amiiin… :)
Puisi ini dibuat terobsesi dari cerita teman. Semoga dirimu jangan terjerat wahai sahabat, masih banyak laki-laki baik yang menantimu. Jangan biarkan dirimu larut dalam cinta terlarang ini sahabat. Aku akan selalu mendoakanmu agar dirimu mendapatkan lai-laki yang mencintai dan menyayangimu. Jangan menyerah sahabat, lawan perasaan itu. Saya yakin kamu pasti bisa. Semanagaaattt……… ;)

Published in: on June 10, 2009 at 6:38 am Comments (3)
Tags: