<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Untaian kata-kata...</title>
	<atom:link href="http://mirasyam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mirasyam.wordpress.com</link>
	<description>Berbagi cerita dengan Mira ^_^</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Dec 2011 15:10:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mirasyam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/2951901d17a21fbb8747237febe4be77?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Untaian kata-kata...</title>
		<link>http://mirasyam.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mirasyam.wordpress.com/osd.xml" title="Untaian kata-kata..." />
	<atom:link rel='hub' href='http://mirasyam.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menu MPASI</title>
		<link>http://mirasyam.wordpress.com/2011/12/18/menu-mpasi/</link>
		<comments>http://mirasyam.wordpress.com/2011/12/18/menu-mpasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 15:10:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirasyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bayiku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirasyam.wordpress.com/?p=934</guid>
		<description><![CDATA[Info ini saya dapat dr internet searching gara2 anakku mau masuk umur 6 bulan jd harus cari menu MPASI nya karena dengan ASI gak cukup buat Fikri yang semakin lama semakin tumbuh besar. Niatnya ini resep sebagai bank resepku kalo2 nanti gak bs buka laptop. Walau nanti gak dirumah masih bs lihat pake HP. Mohon [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=934&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Info ini saya dapat dr internet searching gara2 anakku mau masuk umur 6 bulan jd harus cari menu MPASI nya karena dengan ASI gak cukup buat Fikri yang semakin lama semakin tumbuh besar. Niatnya ini resep sebagai bank resepku kalo2 nanti gak bs buka laptop. Walau nanti gak dirumah masih bs lihat pake HP. Mohon maaf mbak, mas yang punya info ini saya gak bs link karena benar gak tau dimana dapat dl.</p>
<p>hari 1: PAGI: bubur beras merah (gasol)<br />
hari 2: PAGI: bubur beras merah<br />
hari 3: PAGI: bubur pisang<br />
hari 4: PAGI: bubur apel kukus | SORE: bubur biskuit Farley&#8217;s<br />
hari 5: PAGI: bubur kacang hijau (gasol) | SORE: bubur biskuit Farley&#8217;s<br />
hari 6: PAGI: bubur alpukat<br />
hari 7: PAGI: bubur alpukat<br />
hari 8: PAGI: bubur beras merah | SORE: bubur biskuit Farley&#8217;s<br />
hari 9: PAGI: bubur beras merah | SORE: bubur biskuit Farley&#8217;s<br />
hari 10: PAGI: bubur biskuit Farley&#8217;s<br />
hari 11: PAGI: bubur havermut (quaker yg biru)<br />
hari 12: PAGI: bubur havermut | SORE: bubur pisang<br />
hari 13: PAGI: bubur kabocha | SIANG: bubur biskuit | SORE bubur pisang<br />
hari 14: PAGI: bubur beras merah + kabocha | SIANG: bubur pisang | SORE: bubur havermut<br />
hari 15: PAGI: bubur kacang hijau + kabocha | SIANG: bubur biskuit + apel | SORE: bubur beras putih (gasol)<br />
hari 16: PAGI: bubur beras merah + zucchini | SIANG: bubur biskuit | SORE: bubur havermut<br />
hari 17: PAGI: bubur beras putih + kabocha + zucchini | SIANG: bubur pepaya | SORE: bubur beras merah<br />
hari 18: PAGI: bubur ubi | SIANG: bubur alpukat | SORE: bubur havermut<br />
hari 19: PAGI: bubur beras merah + pepaya | SIANG: bubur alpukat + pisang | SORE: bubur kacang hijau + biskuit<br />
hari 20: PAGI: bubur beras putih + kabocha | SIANG: bubur alpukat + pisang | SORE: bubur beras merah + pepaya<br />
hari 21: PAGI: bubur havermut + pisang + pepaya | SIANG: bubur kentang + pisang | SORE: bubur kacang hijau + biskuit<br />
hari 22: PAGI: bubur beras merah + pepaya | SIANG: bubur ubi + apel | SORE: bubur havermut<br />
hari 23: PAGI: bubur havermut | SIANG: bubur beras putih + pir | SORE: bubur beras merah<br />
hari 24: PAGI: bubur havermut + apel | SIANG: bubur beras merah + kabocha | SORE: bubur kacang hijau + biskuit<br />
hari 25: PAGI: bubur beras putih + pir | SIANG: bubur beras merah + kabocha | SORE: bubur havermut<br />
hari 26: PAGI: bubur alpukat + pisang | SIANG: bubur havermut + alpukat | SORE: bubur beras merah + kacang hijau<br />
hari 27: PAGI: bubur havermut + kabocha | SIANG: bubur beras merah + pisang | SORE: bubur beras putih + pir<br />
hari 28: PAGI: bubur beras merah | SIANG: bubur havermut + apel | SORE: bubur beras merah + kacang hijau<br />
hari 29: PAGI: bubur havermut + pisang + alpukat | SIANG: bubur beras merah + kacang hijau | SORE: bubur beras putih + pir<br />
hari 30: PAGI: bubur havermut + alpukat | SIANG: bubur beras merah + kabocha | SORE: bubur havermut + pir</p>
<p>7 BULAN</p>
<p>hari 1: PAGI: bubur beras merah+pir / SIANG: bubur havermut+kabocha kuning / SORE: bubur ubi+apel</p>
<p>hari 2: PAGI: bubur havermut+pepaya / SIANG: bubur beras merah+buncis / SORE: bubur beras putih+biskuit Farley&#8217;s<br />
hari 3: PAGI: bubur havermut+apel / SIANG: bubur beras merah+kabocha+buncis / SORE: bubur beras putih+pepaya<br />
hari 4: PAGI: bubur havermut+pepaya / SIANG: bubur beras merah+kacang hijau / SORE: bubur ubi+pir<br />
hari 5: PAGI: bubur beras merah+pir / SIANG: bubur havermut+kabocha kuning+buncis / SORE: bubur beras putih+alpukat<br />
hari 6: PAGI: bubur havermut+alpukat / SIANG: bubur beras merah / SORE: bubur havermut+apel<br />
hari 7: PAGI: bubur havermut+alpukat+pepaya / SIANG: bubur beras merah+kacang hijau / SORE: bubur beras putih+kabocha kuning+pir<br />
hari 8: PAGI: bubur beras merah+pepaya / SIANG: bubur beras merah+kabocha kuning+pir / SORE: bubur havermut+pir+kabocha<br />
hari 9: PAGI: bubur havermut+pisang+pir / SIANG: bubur beras merah+kabocha+tahu / SORE: bubur beras putih+pepaya+buncis<br />
hari 10: PAGI: bubur havermut+pepaya / SIANG: bubur beras merah+tahu+tempe+kaldu ayam / SORE: bubur beras putih+pir<br />
hari 11: PAGI: bubur havermut+pir+pepaya / SIANG: bubur beras merah+tahu+tempe+buncis+kaldu ayam / SORE: bubur beras merah+kacang hijau+kaldu ayam<br />
hari 12: PAGI: bubur havermut+pepaya+alpukat / SIANG: bubur beras merah+labu butternut+tempe+kaldu ayam / SORE: bubur tepung pisang+apel<br />
hari 13: PAGI: bubur havermut+pepaya+alpukat / SIANG: bubur beras merah+tempe+peas+kaldu / SORE: bubur ubi+apel<br />
hari 14: PAGI: bubur tepung pisang+pepaya / SIANG: bubur beras putih+ayam+peas+kaldu ayam / SORE: bubur kacang hijau+labu butternut+pir<br />
hari 15: PAGI: bubur havermut+apel / SIANG: bubur beras merah+ayam+butternut+kaldu / SORE: tepung pisang+pir<br />
hari 16: PAGI: bubur havermut+pepaya / SIANG: bubur beras putih+ayam+apel+kaldu / SORE: tepung pisang+kacang hijau<br />
hari 17: PAGI: bubur havermut+apel / SIANG: bubur beras merah+ayam+peas+kaldu / SORE: tepung pisang+kacang hijau+pepaya<br />
hari 18: PAGI: bubur havermut+tepung pisang / SIANG: bubur beras merah+pepaya / SORE: bubur beras merah+ayam+tempe+kaldu<br />
hari 19: PAGI: bubur havermut+pepaya / SIANG: bubur kacang hijau+butternut+pir / SORE: bubur kentang+ayam+peas+kaldu<br />
hari 20: PAGI: bubur havermut+apel / SIANG: bubur beras merah+butternut+ayam+tempe+kaldu / SORE: tepung pisang+kacang hijau<br />
hari 21: PAGI: bubur havermut+pepaya / SIANG: bubur beras putih+ayam+butternut+tempe+kaldu / SORE: tepung pisang+apel<br />
hari 22: PAGI: tepung pisang+pir / SIANG: bubur beras merah+butternut+ayam+kaldu / SORE: bubur havermut+melon<br />
hari 23: PAGI: bubur havermut+apel+melon / SIANG: bubur beras putih+ati ayam+peas+kaldu / SORE: tepung pisang+kacang hijau<br />
hari 24: PAGI: bubur havermut+pir+melon / SIANG: bubur beras putih+wortel+ayam+kaldu / SORE: tepung pisang+tepung kedele<br />
hari 25: PAGI: bubur havermut+pepaya+alpukat / CEMILAN: pisang kerok / SIANG: bubur beras putih+wortel+ati ayam+kaldu / SORE: bubur kacang hijau+melon+pepaya<br />
hari 26: PAGI: bubur havermut+pepaya+alpukat / CEMILAN: pisang kerok / SIANG: bubur beras putih+ayam+ati ayam+bayam+wortel+kaldu / SORE: tepung pisang+tepung kedele+melon<br />
hari 27: PAGI: bubur havermut+apel+melon / CEMILAN: pir / SIANG: bubur beras merah+kabocha+ayam+bayam+tempe+kaldu / SORE: bubur kacang ijo+pepaya<br />
hari 28: PAGI: bubur havermut+pepaya+yoghurt / CEMILAN: melon / SIANG: bubur beras merah+ati ayam+bayam+wortel+kaldu / SORE: tepung pisang+kacang hijau+apel</p>
<p>usahakan sayur 2 warna (hijau + kuning)&#8230; ditambah buah warna warni tiap hari&#8230; kalo aku prinsipnya biarpun dikit2 tp jenisnya banyak&#8230; trus misalnya makan paginya jam 8 gurih/asin kayak oatmeal+kuning telor gitu, aku tambahin sampingan puree buah (ampasnya aja)&#8230; airnya aku saring taro botol ditambah air jd totalnya 60cc gitu untuk diminum jam 10 or 10:30</p>
<p>hari 1: PAGI: oatmeal+apel / SIANG: macaroni+ayam+bayam+kaldu+keju / SORE: beras merah+kabocha+peas+kaldu</p>
<p>hari 2: PAGI: oatmeal+melon+pepaya / SIANG: nasi tim saring ayam+ati+wortel+peas+keju+kaldu / SORE: beras merah+tepung pisang</p>
<p>hari 3: PAGI: oatmeal+kuning telor rebus+keju+ASI ditambah puree melon+pepaya / SELINGAN: jus melon pepaya+air (total 60cc) / SIANG: nasi tim saring salmon+brokoli+wortel+keju+kaldu / SORE: beras merah+tahu+kabocha</p>
<p>hari 4: PAGI: oatmeal+tahu+keju ditambah puree pepaya+semangka+melon (fruit punch) / SELINGAN: jus pepaya+semangka+melon (60cc) / SIANG: nasi tim saring ayam+ati+asparagus+wortel+kaldu / SORE: jagung+brokoli+wortel (diparut trus kukus)+keju</p>
<p>hari 5: PAGI: oatmeal+pepaya+alpukat / SELINGAN: yoghurt+semangka+biskuit dihancurkan &amp; ditabur diatasnya / SIANG: nasi tim saring salmon+kuning telor+caisim+wortel+kaldu / SORE: beras merah+tahu+ati+asparagus+kaldu</p>
<p>hari 6: PAGI: kacang ijo+apel+alpukat / SELINGAN: yoghurt+semangka+pear+pepaya (dikit2 aja)+biskuit dihancurkan &amp; ditabur diatasnya / SIANG: nasi tim saring ayam+ati+tahu+asparagus+wortel+kaldu / SELINGAN: jus semangka+pear+pepaya / SORE: beras merah+salmon+kabocha+keju+kaldu</p>
<p>hari 7: PAGI: kentang+brokoli+kuning telor rebus+keju ditambah puree pepaya+melon / SELINGAN: jus pepaya+melon+air (total 60cc) / SIANG: nasi tim saring salmon+asparagus+kabocha+kaldu / SORE: beras merah+ayam+ati+jagung+peas</p>
<p>hari 8: PAGI: oatmeal+apel / SELINGAN: jus melon+semangka / SIANG: nasi tim saring ayam+asparagus+kabocha+kaldu / SELINGAN: pisang kerok / SORE: beras merah+kacang ijo+kaldu</p>
<p>hari 9: PAGI: oatmeal+kuning telor+brokoli+tahu+keju (dikit2 aja semua) / SELINGAN: jus pepaya+melon+semangka+pir (fruit punch <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ) / SIANG: beras merah+tepung kedele+kaldu / SORE: nasi tim saring sapi+asparagus+wortel+kaldu</p>
<p>hari 10: PAGI: oatmeal+kacang ijo ditambah puree pepaya+semangka+pir / SELINGAN: pisang + jus pepaya+semangka+pir / SIANG: nasi tim saring sapi+brokoli+asparagus+wortel+kaldu / SORE: beras merah+ayam+ati+asparagus+kaldu</p>
<p>hari 11: PAGI: ubi+apel / SELINGAN: jus pepaya+melon+semangka / SIANG: oatmeal+ikan dori+peas+wortel+kaldu / SELINGAN: yoghurt / SORE: beras merah+brokoli+kuning telor+kaldu</p>
<p>hari 12: PAGI: tepung kedele+pisang ditambah puree buah pepaya+melon+semangka / SELINGAN: jus pepaya+melon+semangka / SIANG: oatmeal+sapi+bayam+tempe+kaldu / SORE: kacang ijo+beras merah+kuning telor+kaldu</p>
<p>hari 13: PAGI: tahu+kaldu ditambah puree melon+semangka plus roti gandum dikit / SELINGAN: jus melon+semangka / SIANG: nasi tim saring ati+ayam+bayam+kaldu / SELINGAN: jus jeruk baby / SORE: beras merah+kabocha+sapi+kaldu</p>
<p>hari 14: PAGI: kacang ijo+pepaya ditambah puree melon+semangka / SELINGAN: jus melon+semangka / SIANG: nasi tim saring ikan dori+wortel+peas+kaldu / SELINGAN: jus jeruk baby / SORE: tepung kedele+ayam+bayam+kaldu</p>
<p>hari 15: PAGI: oatmeal+pepaya+melon+semangka (dikit2 aja) / SELINGAN: jus melon+semangka &amp; pisang kerok / SIANG: beras merah+ayam+peas+tempe+kaldu / SELINGAN: jus jeruk baby / SORE: nasi tim ikan dori+brokoli+kaldu</p>
<p>hari 16: PAGI: oatmeal+pepaya+melon+alpukat (dikit2 aja) / SELINGAN: jus melon &amp; pisang kerok / SIANG: beras merah+kacang ijo+ikan dori+kaldu / SORE: beras merah+tepung kedele+ayam+peas+kaldu</p>
<p>hari 17: PAGI: oatmeal+alpukat+pisang &amp; jus melon / SELINGAN: jus jeruk baby / SIANG: macaroni+ayam+keju+wortel+peas+kaldu / SORE: beras merah+sapi+kabocha+kaldu</p>
<p>hari 18: PAGI: oatmeal+apel / SELINGAN: jus pir / SIANG: nasi tim ikan dori+wortel+jagung+caisim+daun bwg+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pisang kerok &amp; jus jeruk baby / SORE: bihun ayam+ati+kuning telor+daun bwg+bwg putih+kaldu</p>
<p>hari 19: PAGI: oatmeal+kuning telor ditambah puree guava+pepaya / SELINGAN: jus jeruk / SIANG: kentang+sapi+wortel+peas+daun bwg+bwg putih+kaldu / SORE: nasi tim ayam+brokoli+keju+bwg putih+kaldu</p>
<p>hari 20: PAGI: oatmeal+pisang / SELINGAN: jus pir / SIANG: beras merah+ikan dori+tahu+brokoli+bwg putih+kaldu / SORE: kacang ijo+tepung pisang+pepaya</p>
<p>hari 21: PAGI: oatmeal+apel / SIANG: beras merah+ayam+tahu+brokoli+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pisang kerok &amp; jus melon / SORE: nasi tim sapi+kacang merah+wortel+kaldu</p>
<p>hari 22: PAGI: oatmeal+pir+pepaya / SELINGAN: jus pir / SIANG: nasi tim ikan dori+wortel+brokoli+bwg putih+kaldu / SORE: nasi tim ayam+ati+kuning telor+tahu+bwg putih+kaldu</p>
<p>hari 23: PAGI: oatmeal+kabocha kuning / SELINGAN: jus melon / SIANG: nasi tim sapi+tahu+telor+brokoli+bwg putih+kaldu / SORE: nasi tim ayam+peas+kaldu+bwg putih</p>
<p>hari 24: PAGI: oatmeal+apel / SELINGAN: jus melon / SIANG: nasi tim ayam+tahu+buncis+wortel+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pisang kerok / SORE: nasi tim sapi+wortel+bwg putih+keju+kaldu</p>
<p>hari 25: PAGI: kacang ijo+kedele+pepaya+melon / SELINGAN: yoghurt+pisang / SIANG: nasi tim ayam+kacang merah+tahu+peas+bwg putih+kaldu / SELINGAN: biskuit / SORE: nasi tim salmon+brokoli+kuning telor+wortel+bwg putih+kaldu</p>
<p>hari 26: PAGI: oatmeal+kabocha kuning + jus melon / SELINGAN: yoghurt+pisang / SIANG: nasi tim sapi+brokoli+tahu+ bwg putih+kaldu / SELINGAN: ubi ungu / SORE: beras merah+ati+sawi+bwg putih+kaldu</p>
<p>hari 27: PAGI: roti gandum+apel (roti diblender dulu trus dikukus bareng apel) + jus pir / SELINGAN: ubi ungu / SIANG: nasi tim salmon+kabocha kuning+tahu+brokoli+bwg putih+keju / SORE: macaroni+sapi+wortel+peas keju</p>
<p>hari 28: PAGI: oatmeal+pepaya+melon + jus melon / SELINGAN: crackers+ASI / SIANG: nasi tim salmon+tempe+brokoli+wortel+bwg putih / SORE: beras merah+ati+peas+jagung+bwg putih</p>
<p>hari 29: PAGI: oatmeal+melon+guava / SELINGAN: yoghurt+pepaya / SIANG: nasi tim ayam+asparagus+wortel+bwg putih+kaldu sapi (dari daging sengkel di tim) / SORE: nasi tim salmon+ati+brokoli+kuning telor+bwg putih+kaldu sapi</p>
<p>hari 30: PAGI: kacang ijo+kedele+pepaya+melon / SELINGAN: yoghurt+melon+guava / SIANG: beras merah+sapi+asparagus+kabocha kuning+bwg putih+kaldu sapi / SORE: nasi tim ayam+brokoli+kacang merah+wortel+bwg putih+kaldu sapi</p>
<p>hari 31: PAGI: oatmeal+alpukat + jus jeruk baby / SELINGAN: biskuit marie milna / SIANG: nasi tim ikan dori+asparagus+kabocha kuning+kuning telor+bwg putih+kaldu sapi / SELINGAN: biskuit farley&#8217;s / SORE: nasi tim ayam+brokoli+wortel+tahu+bwg putih+kaldu sapi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebenernya menu 9 bln gak jauh beda sama menu 8 bln… tp mulai 9 bln dah boleh “icip” makanan dewasa… misalnya kita ke resto shabu2… boleh dikasih dikit tahu-nya (walopun kita tau itu ada bumbunya dikit, gpp icip <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> )… ice cream boleh lah dikit… icip berarti hanya seujung sendok yah… jgn banyak2 (walopun aku jg suka bandel kasih banyak abisnya minta terus <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> )… trus nasi tim saringnya coba ditingkatin kekasarannya yah moms… dagingnya dicacah halus aja… biar gak males ngunyah… trus porsi makannya boleh ditambah sedikit, cemilan juga 2x sehari (kecuali anaknya bobo… kl cemilan terlalu deket sama waktu maem nanti maemnya dikit)… oiya yg boleh makan daging babi udah boleh dikasih juga lho… trus bawang merah juga boleh dikasih (biasa aku 1 siung bawang putih + 1 siung bawang merah untuk sekali masak nasi timnya)… trus kaldu tetep kaldu ayam atau sapi (dari sengkel)… selingan biskuitnya suruh pegang &amp; makan sendiri ya moms… biar ngelatih koordinasi juga sekalian ngelatih maem sendiri hehehe <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  brantakan gpp dehhh… <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hari 1: PAGI: bubur kacang ijo+kedele+apel / SELINGAN: yoghurt+alpukat / SIANG: nasi tim ayam+asparagus+wortel+tahu+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pisang / SORE: nasi tim sapi+kabocha kuning+peas+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 2: PAGI: oatmeal+papaya plus pisang kerok (lagi laper hehe) / SELINGAN: yoghurt+alpukat / SIANG: nasi tim ikan dori+brokoli+wortel+tahu+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pisang / SORE: nasi tim ayam+jagung+peas+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 3: PAGI: oatmeal+apel / SELINGAN: jus jeruk baby / SIANG: kentang+sapi+wortel+peas+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pisang / SORE: nasi tim ayam+tahu+kuning telor+brokoli+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 4: PAGI: oatmeal+kabocha / SELINGAN: pisang plus jus jeruk baby / SIANG: nasi tim ikan dori+tahu+kuning telor+asparagus+bwg putih / SELINGAN: puree papaya+biscuit / SORE: nasi tim ayam+brokoli+jagung+wortel+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 5: PAGI: bubur kacang ijo+kedele+papaya / SELINGAN: pisang plus jus jeruk baby / SIANG: nasi tim ayam+tahu+brokoli+bwg putih+kaldu / SORE: nasi tim sapi+wortel+peas+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 6: PAGI: oatmeal+apel / SELINGAN: pisang plus jus jeruk baby / SIANG: nasi tim ikan dori+peas+wortel+bwg putih+kaldu / SORE: bihun ayam+ati+kuning telor+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 7: PAGI: roti gandum &amp; pisang / SELINGAN: agar2+semangka / SIANG: nasi tim babi atau ayam+bayam+wortel+bwg putih+kaldu / SORE: nasi tim sapi+brokoli+tempe+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 8: PAGI: oatmeal+apel / SELINGAN: biscuit plus jus jeruk baby / SIANG: nasi tim ayam+tempe+brokoli+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pisang / SORE: nasi tim ikan dori+bokchoy+wortel+kuning telor+ bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 9: PAGI: oatmeal+papaya / SELINGAN: pisang / SIANG: nasi tim salmon+ati+tempe+peas+bwg putih+kaldu / SELINGAN: yoghurt+semangka+melon / SORE: nasi tim ayam+bayam+wortel+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 10: PAGI: bubur kacang ijo+kedele+papaya plus pisang (lagi laper maemnya banyak hehe) / SELINGAN: yoghurt+melon+semangka / SIANG: nasi tim ikan dori+bokchoy+wortel+ati+bwg putih+kaldu / SELINGAN: biscuit / SORE: nasi tim sapi+brokoli+tempe+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 11: PAGI: oatmeal+melon plus kuning telor rebus / SELINGAN: pisang / SIANG: nasi tim ayam+tahu+bayam+wortel+bwg putih merah+kaldu / SELINGAN: yoghurt+alpukat / SORE: nasi tim salmon+ati+peas+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 12: PAGI: oatmeal+apel / SELINGAN: yoghurt+alpukat / SIANG: nasi tim ikan dori+bayam+wortel+bwg putih+kaldu / SORE: oatmeal+ayam+kuning telor+brokoli+tahu+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 13: PAGI: bubur kacang ijo+tepung pisang+apel / SELINGAN: jus jeruk baby / SIANG: kentang+babi atau ayam+peas+wortel+bwg putih+kaldu / SELINGAN: biscuit / SORE: nasi tim ayam+brokoli+tahu+bwg putih merah+kaldu</p>
<p>Hari 14: PAGI: oatmeal+melon plus jus melon / SIANG: nasi tim ikan dori+tahu+peas+wortel+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pisang / SORE: nasi tim ayam+ati+bayam+wortel+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 15: PAGI: oatmeal+pir / SIANG: macaroni+ayam+ati+wortel+brokoli+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pisang+biscuit / SORE: nasi tim babi atau ayam+tahu+peas+wortel+bwg putih merah+kaldu</p>
<p>Hari 16: PAGI: oatmeal+apel / SIANG: nasi tim ayam+brokoli+bayam+wortel+tahu+bwg putih+kaldu / SELINGAN: biscuit + jus jeruk baby / SORE: nasi tim ikan dori+peas+wortel+tahu+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 17: PAGI: oatmeal+melon plus jus melon / SIANG: nasi tim ayam+ati+caisim+wortel+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pisang / SORE: nasi tim babi atau sapi+peas+tahu+bwg putih merah+kaldu</p>
<p>Hari 18: PAGI: bubur kacang ijo+tepung pisang plus jus jeruk baby / SELINGAN: yoghurt+pisang / SIANG: nasi tim ayam+peas+tahu+wortel+bwg putih merah+kaldu / SORE: kentang+ayam+brokoli+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 19: PAGI: oatmeal+melon+pir plus jus pir+melon / SIANG: nasi tim babi atau ayam+bayam+wortel+tempe+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pisang &amp; papaya / SORE: bihun ayam+ati+peas+bawang putih merah+kaldu</p>
<p>Hari 20: PAGI: oatmeal+pir+melon plus jus pir+melon / SELINGAN: pisang / SIANG: nasi tim sapi+brokoli+wortel+bawang putih merah+kaldu / SELINGAN: biscuit / SORE: nasi tim ikan dori+tempe+kuning telor+bayam+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 21: PAGI: bubur kacang ijo+apel / SELINGAN: jus jeruk / SIANG: nasi tim babi atau sapi+brokoli+tempe+bwg putih merah+kaldu / SELINGAN: biscuit / SORE: nasi tim ayam+bayam+wortel+bwg putih merah+kaldu</p>
<p>Hari 22: PAGI: oatmeal+pepaya / SELINGAN: jus semangka + pisang kerok / SIANG: nasi tim ayam+ati+caisim+wortel+bwg putih merah+kaldu / SORE: nasi tim sapi+brokoli+tempe+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 23: PAGI: oatmeal+apel plus jus jeruk baby / SELINGAN: pisang / SIANG: nasi tim ikan dori+ati+tempe+brokoli+bwg putih+kaldu / SELINGAN: biskuit / SORE: nasi tim ayam+caisim+wortel+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 24: PAGI: oatmeal+pepaya plus pisang plus jus semangka / SELINGAN: yoghurt+pisang+biskuit tabur / SIANG: nasi tim teri nasi+wortel+bayam+bwg putih+kaldu / SELINGAN: biskuit / SORE: nasi tim ayam+ati+terong+wortel+bwg putih merah+kaldu</p>
<p>Hari 25: PAGI: oatmeal+kabocha plus jus jeruk baby / SELINGAN: yoghurt+pisang / SIANG: nasi tim sapi+brokoli+wortel+bwg putih+kaldu / SELINGAN: roti gandum / SORE: nasi tim ikan dori+ati+bayam+wortel+ bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 26: PAGI: oatmeal+pepaya plus jus semangka / SELINGAN: pisang / SIANG: bihun ayam+kabocha+brokoli+bwg putih+kaldu / SELINGAN: roti gandum / SORE: nasi tim sapi+brokoli+tahu+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 27: PAGI: kacang ijo+apel plus jus jeruk baby / SELINGAN: pisang / SIANG: nasi tim ikan teri nasi+ati+bayam+wortel+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pepaya / SORE: nasi tim ayam+tahu+brokoli+wortel+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 28: PAGI: tepung pisang+pepaya plus jus semangka / SELINGAN: yoghurt+pisang / SIANG: nasi tim sapi+brokoli+wortel+kuning telor+bwg putih+kaldu / SELINGAN: pepaya / SORE: nasi tim ayam+tahu+caisim+kabocha+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 29: PAGI: oatmeal+pir plus jus jeruk baby / SELINGAN: yoghurt+pisang+biskuit / SIANG: nasi tim ayam+ati+brokoli+tahu+wortel+kuning telor+kaldu / SORE: kentang+sapi+bayam+wortel+bwg putih+kaldu</p>
<p>Hari 30: PAGI: tepung pisang+kedele+apel plus jus semangka / SELINGAN: pepaya / SIANG: nasi tim ikan teri nasi+ati+tahu+bayam+wortel+bwg putih+kaldu / SELINGAN: biskuit + jus buah / SORE: nasi tim sapi+kabocha+brokoli+bwg putih+kaldu</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirasyam.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirasyam.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirasyam.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirasyam.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirasyam.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirasyam.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirasyam.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirasyam.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirasyam.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirasyam.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirasyam.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirasyam.wordpress.com/934/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirasyam.wordpress.com/934/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirasyam.wordpress.com/934/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=934&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirasyam.wordpress.com/2011/12/18/menu-mpasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/62f830627efd50493559d7074f8143ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirasyam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menu 30 hari pertama</title>
		<link>http://mirasyam.wordpress.com/2011/12/18/menu-30-hari-pertama/</link>
		<comments>http://mirasyam.wordpress.com/2011/12/18/menu-30-hari-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 14:52:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirasyam</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://mirasyam.wordpress.com/?p=930</guid>
		<description><![CDATA[Menu MPASI 30 hari pertama Hari 1 – 2 &#8211; 3 Pk. 08.00 pagi Bubur beras putih (2 sdm tepung beras putih dimasak + 20 ml ASI). Hari 3 &#8211; 4 &#8211; 5 Pk. 08.00 pagi Bubur beras merah (2 sdm tepung beras merah dimasak + 20 ml ASI). Hari 6 Pk. 08.00 pagi dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=930&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Menu MPASI 30 hari pertama</p>
<p style="text-align:left;">Hari 1 – 2 &#8211; 3</p>
<p style="text-align:left;">Pk. 08.00 pagi Bubur beras putih (2 sdm tepung beras putih dimasak + 20 ml ASI).</p>
<p style="text-align:left;">Hari 3 &#8211; 4 &#8211; 5 Pk. 08.00 pagi Bubur beras merah (2 sdm tepung beras merah dimasak + 20 ml ASI).</p>
<p style="text-align:left;">Hari 6 Pk. 08.00 pagi dan Pk. 04.00 sore Bubur kacang hijau (2 sdm tepung kacang hijau dimasak + 20 ml ASI).</p>
<p style="text-align:left;">Hari 7 Pk. 08.00 pagi Pk. 04.00 sore Bubur beras putih Bubur kacang hijau.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 8 Pk. 08.00 pagi Pk. 04.00 sore Bubur beras merah Bubur beras putih.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 9 Pk. 08.00 pagi dan Pk. 04.00 sore Bubur oat/havermuth (2 sdm oat/havermuth dimasak dan diblender + 20 ml ASI) \</p>
<p style="text-align:left;">Hari 10 Pk. 08.00 pagi Pk. 04.00 sore Bubur kacang hijau Bubur oat/havermuth.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 11 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Puree Kentang (kentang kukus &#8211; haluskan + 20 ml ASI) Bubur pepaya (pepaya diblender + 20 ml ASI) Bubur beras putih.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 12 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur beras merah Bubur pisang (pisang diblender + 20 ml ASI) Puree Kentang Hari 13 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Puree ubi merah (ubi kukus &#8211; haluskan + 20 ml ASI) Bubur pepaya Bubur kacang hijau.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 14 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur oat/havermuth Bubur pisang Puree ubi merah.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 15 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Puree labu kuning (labu kukus &#8211; haluskan + 20 ml ASI) Bubur apel (apel kukus &#8211; diblender + 20 ml ASI) Bubur beras putih.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 16 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur beras merah Bubur pir (pir kukus &#8211; diblender + 20 ml ASI) Puree labu kuning.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 17 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur Maizena (tepung maizena dimasak + 20 ml ASI) Bubur apel Bubur kacang hijau Hari.</p>
<p style="text-align:left;">18 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur oat/havermuth Bubur pir Bubur Maizena.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 19 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur jagung manis (jagung diblender – disaring + 20 ml ASI) Bubur alpukat (alpukat diblender + 20 ml ASI) Bubur beras putih.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 20 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur beras merah Bubur wortel (wortel diblender + 20 ml ASI) Bubur jagung manis.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 21 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Puree Kentang Bubur alpukat Bubur kacang hijau.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 22 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Puree ubi merah Bubur wortel Bubur oat/havermuth</p>
<p style="text-align:left;">Hari 23 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Puree Kentang Bubur melon (melon diblender + 20 ml ASI) Bubur beras putih Hari 24 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Puree ubi merah Bubur semangka (semangka diblender + 20 ml ASI) Bubur beras merah.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 25 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur maizena Bubur melon Bubur kacang hijau.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 26 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur jagung manis Bubur semangka Bubur oat/havermuth.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 27 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur maizena Bubur pepaya Bubur beras putih.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 28 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur jagung manis Bubur pisang Bubur beras merah.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 29 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur kacang hijau Bubur pepaya Bubur oat/havermuth.</p>
<p style="text-align:left;">Hari 30 Pk. 08.00 pagi Pk. 12.00 siang Pk. 04.00 sore Bubur beras putih Bubur pisang Bubur beras merah</p>
<p style="text-align:left;">Lupa dapat dr mana (bnr gak boong) tp dianya juga dapat dr sumber dibawah ini.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Many thanks to: Mba Lytha – http://erlytha.blogspot.com</p>
<p style="text-align:left;">Prinsip Pemberian Makanan Pendamping ASI &#8211; www.sehatgroup.web.id Tepung beras putih dan merah – www.gasolpertanianorganik.com Buku Bubur Susu, Bubur Buah, Buku Pintar Menu Bayi, Makanan Untuk Tumbuh Kembang Bayi &#8211; Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirasyam.wordpress.com/930/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirasyam.wordpress.com/930/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirasyam.wordpress.com/930/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirasyam.wordpress.com/930/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirasyam.wordpress.com/930/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirasyam.wordpress.com/930/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirasyam.wordpress.com/930/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirasyam.wordpress.com/930/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirasyam.wordpress.com/930/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirasyam.wordpress.com/930/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirasyam.wordpress.com/930/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirasyam.wordpress.com/930/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirasyam.wordpress.com/930/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirasyam.wordpress.com/930/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=930&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirasyam.wordpress.com/2011/12/18/menu-30-hari-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/62f830627efd50493559d7074f8143ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirasyam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Ingin Anak Lelakiku Menirumu</title>
		<link>http://mirasyam.wordpress.com/2011/02/20/aku-ingin-anak-lelakiku-menirumu/</link>
		<comments>http://mirasyam.wordpress.com/2011/02/20/aku-ingin-anak-lelakiku-menirumu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 03:08:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirasyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyejuk Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirasyam.wordpress.com/?p=919</guid>
		<description><![CDATA[Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya:“Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!” Suamiku menjawab:“Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak lelaki ingin seperti aku.” Aku mengangguk. Suamiku kembali bekerja seperti biasa. &#8230;Ketika bayi kecilku berulang tahun pertama, aku mengusulkan perayaannya dengan mengkhatamkan Al Quran di rumah Lalu kubilang pada suamiku: [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=919&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h6>
<div id="id_4d61d40382ad04821624643">Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya:“Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!”<br />
Suamiku menjawab:“Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak lelaki ingin seperti aku.”<br />
Aku mengangguk. Suamiku kembali bekerja seperti biasa.<br />
&#8230;Ketika bayi kecilku berulang tahun pertama, aku mengusulkan perayaannya dengan mengkhatamkan Al Quran di rumah Lalu kubilang pada suamiku:<br />
“Supaya ia menjadi penghafal Kitabullah ya,Yah.”<br />
Suamiku menatap padaku seraya pelan berkata:<br />
“Oh ya. Ide bagus itu.”<br />
Bayi kami itu, kami beri nama Ahmad, mengikuti panggilan Rasulnya. Tidak berapa lama, ia sudah pandai memanggil-manggil kami berdua: Ammaa. Apppaa. Lalu ia menunjuk pada dirinya seraya berkata: Ammat! Maksudnya ia Ahmad. Kami berdua sangat bahagia dengan kehadirannya.<br />
Ahmad tumbuh jadi anak cerdas, persis seperti papanya. Pelajaran matematika sederhana sangat mudah dikuasainya. Ah, papanya memang jago matematika. Ia kebanggaan keluarganya. Sekarang pun sedang S3 di bidang Matematika.<br />
Ketika Ahmad ulang tahun kelima, kami mengundang keluarga. Berdandan rapi kami semua. Tibalah saat Ahmad menjadi bosan dan agak mengesalkan. Tiba-tiba ia minta naik ke punggung papanya. Entah apa yang menyebabkan papanya begitu berang, mungkin menganggap Ahmad sudah sekolah, sudah terlalu besar untuk main kuda-kudaan, atau lantaran banyak tamu dan ia kelelahan. Badan Ahmad terhempas ditolak papanya, wajahnya merah, tangisnya pecah, Muhammad terluka hatinya di hari ulang tahunnya kelima.<br />
Sejak hari itu, Ahamad jadi pendiam. Murung ke sekolah, menyendiri di rumah. Ia tak lagi suka bertanya, dan ia menjadi amat mudah marah. Aku coba mendekati suamiku, dan menyampaikan alasanku. Ia sedang menyelesaikan papernya dan tak mau diganggu oleh urusan seremeh itu, katanya.</div>
<div><span id="more-919"></span><br />
Tahun demi tahun berlalu. Tak terasa Ahmad telah selesai S1. Pemuda gagah, pandai dan pendiam telah membawakan aku seorang mantu dan seorang cucu. Ketika lahir, cucuku itu, istrinya berseru sambil tertawa-tawa lucu:<br />
“Subhanallah! Kulitnya gelap, Mas, persis seperti kulitmu!”<br />
Ahmad menoleh dengan kaku, tampak ia tersinggung dan merasa malu.<br />
“Salahmu. Kamu yang ingin sendiri, kan. Kalau lelaki ingin seperti aku!”Di tanganku, terajut ruang dan waktu. Terasa ada yang pedih di hatiku. Ada yang<br />
mencemaskan aku. Cucuku pulang ke rumah, bulan berlalu. Kami, nenek dan kakeknya, datang bertamu.<br />
Ahmad kecil sedang digendong ayahnya. Menangis ia. Tiba-tiba Ahmad anakku menyergah<br />
sambil berteriak menghentak,<br />
“Ah, gimana sih, kok nggak dikasih pampers anak ini!”<br />
Dengan kasar disorongkannya bayi mungil itu.<br />
Suamiku membaca korannya, tak tergerak oleh suasana. Ahmad, papa bayi ini, segera<br />
membersihkan dirinya di kamar mandi. Aku, wanita tua, ruang dan waktu kurajut dalam<br />
pedih duka seorang istri dan seorang ibu. Aku tak sanggup lagi menahan gelora di dada ini.<br />
Pecahlah tangisku serasa sudah berabad aku menyimpannya. Aku rebut koran di tangan<br />
suamiku dan kukatakan padanya:<br />
“Dulu kau hempaskan Ahmad di lantai itu! Ulang tahun ke lima, kau ingat? Kau tolak<br />
ia merangkak di punggungmu! Dan ketika aku minta kau perbaiki, kau bilang kau sibuk<br />
sekali. Kau dengar? Kau dengar anakmu tadi? Dia tidak suka dipipisi. Dia asing dengan<br />
anaknya sendiri!”</p>
<p>Allahumma Shali ala Muhammad. Allahumma Shalli alaihi wassalaam. Aku ingin<br />
anakku menirumu, wahai Nabi. Engkau membopong cucu-cucumu di punggungmu, engkau bermain berkejaran<br />
dengan mereka Engkau bahkan menengok seorang anak yang burung peliharaannya mati.<br />
Dan engkau pula yang berkata ketika seorang ibu merenggut bayinya dari gendonganmu,<br />
“Bekas najis ini bisa kuseka, tetapi apakah kau bisa menggantikan saraf halus yang putus di kepalanya?”</p>
<p>Aku memandang suamiku yang terpaku.<br />
Aku memandang anakku yang tegak diam bagai karang tajam.<br />
Kupandangi keduanya, berlinangan air mata.<br />
Aku tak boleh berputus asa dari Rahmat-Mu, ya Allah, bukankah begitu?<br />
Lalu kuambil tangan suamiku, meski kaku, kubimbing ia mendekat kepada Ahmad. Kubawa tangannya menyisir kepala anaknya, yang berpuluh tahun tak merasakan sentuhan tangan<br />
seorang ayah yang didamba.<br />
Dada Ahmad berguncang menerima belaian. Kukatakan di hadapan mereka berdua,<br />
“Lakukanlah ini, permintaan seorang yang akan dijemput ajal yang tak mampu<br />
mewariskan apa-apa: kecuali Cinta.<br />
Lakukanlah, demi setiap anak lelaki yang akan lahir dan menurunkan keturunan demi<br />
keturunan.<br />
Lakukanlah, untuk sebuah perubahan besar di rumah tangga kita! Juga di permukaan<br />
dunia. Tak akan pernah ada perdamaian selama anak laki-laki tak diajarkan rasa kasih dan<br />
sayang, ucapan kemesraan, sentuhan dan belaian, bukan hanya pelajaran untuk menjadi jantan seperti yang kalian pahami. Kegagahan tanpa perasaan. Dua laki-laki dewasa mengambang air di mata mereka.<br />
Dua laki-laki dewasa dan seorang wanita tua terpaku di tempatnya.<br />
Memang tak mudah untuk berubah. Tapi harus dimulai. Aku serahkan bayi Ahmad ke<br />
pelukan suamiku. Aku bilang:<br />
“Tak ada kata terlambat untuk mulai, Sayang.”<br />
Dua laki-laki dewasa itu kini belajar kembali. Menggendong bersama, bergantian<br />
menggantikan popoknya, pura-pura merancang hari depan si bayi sambil tertawa-tawa<br />
berdua, membuka kisah-kisah lama mereka yang penuh kabut rahasia, dan menemukan<br />
betapa sesungguhnya di antara keduanya Allah menitipkan perasaan saling membutuhkan<br />
yang tak pernah terungkapkan dengan kata, atau sentuhan. Kini tawa mereka memenuhi<br />
rongga dadaku yang sesak oleh bahagia, syukur pada-Mu</p>
<p>Ya Allah! Engkaulah penolong satu-satunya ketika semua jalan tampak buntu.<br />
Engkaulah cahaya di ujung keputusasaanku.<br />
Tiga laki-laki dalam hidupku aku titipkan mereka di tangan-Mu.</p>
<p>Kelak, jika aku boleh bertemu dengannya, Nabiku, aku ingin sekali berkata:<br />
Ya, Nabi. aku telah mencoba sepenuh daya tenaga untuk mengajak mereka semua menirumu!<br />
Amin, Alhamdulillah</p>
</div>
</h6>
<div>
<div><a title="Aku Ingin Anak Lekakiku Menirumu  Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya:“Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!” Suamiku menjawab:“Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak lelaki ingin seperti aku.” Aku mengangguk. Suamiku kembali bekerja seperti biasa.  Ketika bayi kecilku berulang tahun pertama, aku mengusulkan perayaannya dengan mengkhatamkan Al Quran di rumah Lalu kubilang pada suamiku: “Supaya ia menjadi penghafal Kitabullah ya,Yah.” Suamiku menatap padaku seraya pelan berkata: “Oh ya. Ide bagus itu.” Bayi kami itu, kami beri nama Ahmad, mengikuti panggilan Rasulnya. Tidak berapa lama, ia sudah pandai memanggil-manggil kami berdua: Ammaa. Apppaa. Lalu ia menunjuk pada dirinya seraya berkata: Ammat! Maksudnya ia Ahmad. Kami berdua sangat bahagia dengan kehadirannya. Ahmad tumbuh jadi anak cerdas, persis seperti papanya. Pelajaran matematika sederhana sangat mudah dikuasainya. Ah, papanya memang jago matematika. Ia kebanggaan keluarganya. Sekarang pun sedang S3 di bidang Matematika. Ketika Ahmad ulang tahun kelima, kami mengundang keluarga. Berdandan rapi kami semua. Tibalah saat Ahmad menjadi bosan dan agak mengesalkan. Tiba-tiba ia minta naik ke punggung papanya. Entah apa yang menyebabkan papanya begitu berang, mungkin menganggap Ahmad sudah sekolah, sudah terlalu besar untuk main kuda-kudaan, atau lantaran banyak tamu dan ia kelelahan. Badan Ahmad terhempas ditolak papanya, wajahnya merah, tangisnya pecah, Muhammad terluka hatinya di hari ulang tahunnya kelima. Sejak hari itu, Ahamad jadi pendiam. Murung ke sekolah, menyendiri di rumah. Ia tak lagi suka bertanya, dan ia menjadi amat mudah marah. Aku coba mendekati suamiku, dan menyampaikan alasanku. Ia sedang menyelesaikan papernya dan tak mau diganggu oleh urusan seremeh itu, katanya. Tahun demi tahun berlalu. Tak terasa Ahmad telah selesai S1. Pemuda gagah, pandai dan pendiam telah membawakan aku seorang mantu dan seorang cucu. Ketika lahir, cucuku itu, istrinya berseru sambil tertawa-tawa lucu: “Subhanallah! Kulitnya gelap, Mas, persis seperti kulitmu!” Ahmad menoleh dengan kaku, tampak ia tersinggung dan merasa malu. “Salahmu. Kamu yang ingin sendiri, kan. Kalau lelaki ingin seperti aku!”  Di tanganku, terajut ruang dan waktu. Terasa ada yang pedih di hatiku. Ada yang mencemaskan aku. Cucuku pulang ke rumah, bulan berlalu. Kami, nenek dan kakeknya, datang bertamu. Ahmad kecil sedang digendong ayahnya. Menangis ia. Tiba-tiba Ahmad anakku menyergah sambil berteriak menghentak, “Ah, gimana sih, kok nggak dikasih pampers anak ini!” Dengan kasar disorongkannya bayi mungil itu. Suamiku membaca korannya, tak tergerak oleh suasana. Ahmad, papa bayi ini, segera membersihkan dirinya di kamar mandi. Aku, wanita tua, ruang dan waktu kurajut dalam pedih duka seorang istri dan seorang ibu. Aku tak sanggup lagi menahan gelora di dada ini. Pecahlah tangisku serasa sudah berabad aku menyimpannya. Aku rebut koran di tangan suamiku dan kukatakan padanya: “Dulu kau hempaskan Ahmad di lantai itu! Ulang tahun ke lima, kau ingat? Kau tolak ia merangkak di punggungmu! Dan ketika aku minta kau perbaiki, kau bilang kau sibuk sekali. Kau dengar? Kau dengar anakmu tadi? Dia tidak suka dipipisi. Dia asing dengan anaknya sendiri!”  Allahumma Shali ala Muhammad. Allahumma Shalli alaihi wassalaam. Aku ingin anakku menirumu, wahai Nabi. Engkau membopong cucu-cucumu di punggungmu, engkau bermain berkejaran dengan mereka Engkau bahkan menengok seorang anak yang burung peliharaannya mati. Dan engkau pula yang berkata ketika seorang ibu merenggut bayinya dari gendonganmu, “Bekas najis ini bisa kuseka, tetapi apakah kau bisa menggantikan saraf halus yang putus di kepalanya?”  Aku memandang suamiku yang terpaku. Aku memandang anakku yang tegak diam bagai karang tajam. Kupandangi keduanya, berlinangan air mata. Aku tak boleh berputus asa dari Rahmat-Mu, ya Allah, bukankah begitu? Lalu kuambil tangan suamiku, meski kaku, kubimbing ia mendekat kepada Ahmad. Kubawa tangannya menyisir kepala anaknya, yang berpuluh tahun tak merasakan sentuhan tangan seorang ayah yang didamba. Dada Ahmad berguncang menerima belaian. Kukatakan di hadapan mereka berdua, “Lakukanlah ini, permintaan seorang yang akan dijemput ajal yang tak mampu mewariskan apa-apa: kecuali Cinta. Lakukanlah, demi setiap anak lelaki yang akan lahir dan menurunkan keturunan demi keturunan. Lakukanlah, untuk sebuah perubahan besar di rumah tangga kita! Juga di permukaan dunia. Tak akan pernah ada perdamaian selama anak laki-laki tak diajarkan rasa kasih dan sayang, ucapan kemesraan, sentuhan dan belaian, bukan hanya pelajaran untuk menjadi jantan seperti yang kalian pahami. Kegagahan tanpa perasaan. Dua laki-laki dewasa mengambang air di mata mereka. Dua laki-laki dewasa dan seorang wanita tua terpaku di tempatnya. Memang tak mudah untuk berubah. Tapi harus dimulai. Aku serahkan bayi Ahmad ke pelukan suamiku. Aku bilang: “Tak ada kata terlambat untuk mulai, Sayang.” Dua laki-laki dewasa itu kini belajar kembali. Menggendong bersama, bergantian menggantikan popoknya, pura-pura merancang hari depan si bayi sambil tertawa-tawa berdua, membuka kisah-kisah lama mereka yang penuh kabut rahasia, dan menemukan betapa sesungguhnya di antara keduanya Allah menitipkan perasaan saling membutuhkan yang tak pernah terungkapkan dengan kata, atau sentuhan. Kini tawa mereka memenuhi rongga dadaku yang sesak oleh bahagia, syukur pada-Mu  Ya Allah! Engkaulah penolong satu-satunya ketika semua jalan tampak buntu. Engkaulah cahaya di ujung keputusasaanku. Tiga laki-laki dalam hidupku aku titipkan mereka di tangan-Mu.   Kelak, jika aku boleh bertemu dengannya, Nabiku, aku ingin sekali berkata: Ya, Nabi. aku telah mencoba sepenuh daya tenaga untuk mengajak mereka semua menirumu! Amin, Alhamdulillah" rel="theater" href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150102858729228&amp;set=a.269721884227.141497.197674079227&amp;ref=nf"><img src="http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/185757_10150102858729228_197674079227_6068867_3303772_s.jpg" alt="" width="77px" height="121px" /></a></p>
<div>
<div><strong><a href="http://www.facebook.com/album.php?aid=141497&amp;id=197674079227">dari teleskop ruang angkasa Hubble</a></strong></div>
</div>
</div>
</div>
<form action="/ajax/ufi/modify.php" method="post">
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150102858729228&amp;set=a.269721884227.141497.197674079227&amp;comments"><abbr title="Sunday, February 20, 2011 at 12:47pm"><br />
</abbr></a></div>
</div>
</form>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirasyam.wordpress.com/919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirasyam.wordpress.com/919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirasyam.wordpress.com/919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirasyam.wordpress.com/919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirasyam.wordpress.com/919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirasyam.wordpress.com/919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirasyam.wordpress.com/919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirasyam.wordpress.com/919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirasyam.wordpress.com/919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirasyam.wordpress.com/919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirasyam.wordpress.com/919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirasyam.wordpress.com/919/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirasyam.wordpress.com/919/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirasyam.wordpress.com/919/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=919&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirasyam.wordpress.com/2011/02/20/aku-ingin-anak-lelakiku-menirumu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/62f830627efd50493559d7074f8143ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirasyam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/185757_10150102858729228_197674079227_6068867_3303772_s.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hukum Islam tentang menambahkan nama suami di belakang nama isteri</title>
		<link>http://mirasyam.wordpress.com/2011/02/20/hukum-islam-tentang-menambahkan-nama-suami-di-belakang-nama-isteri/</link>
		<comments>http://mirasyam.wordpress.com/2011/02/20/hukum-islam-tentang-menambahkan-nama-suami-di-belakang-nama-isteri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 02:53:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirasyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyejuk Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirasyam.wordpress.com/?p=916</guid>
		<description><![CDATA[By Kembang Anggrek on Friday, February 18, 2011 at 5:38am Setelah menikah, terkadang seorang wanita menambahkani namanya belakangnya dengan nama suaminya. Dan banyak seorang wanita muslimah setelah menikah, lalu  menisbatkan namanya dengan nama suaminya, misalkan : Maryani menikah dengan Amiruddin, kemudian ia memakai nama suaminya sehingga namanya menjadi Maryani Amiruddin. Bagaimana pandangan Islam mengenai perihal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=916&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<h2>By <a href="http://www.facebook.com/pages/Kembang-Anggrek/197674079227">Kembang Anggrek</a> on Friday, February 18, 2011 at 5:38am</h2>
</div>
<div>
<div>
<p>Setelah menikah, terkadang seorang wanita menambahkani namanya belakangnya dengan nama suaminya.</p>
<p>Dan banyak seorang wanita muslimah setelah menikah, lalu  menisbatkan namanya dengan nama suaminya, misalkan : Maryani menikah dengan Amiruddin, kemudian ia memakai nama suaminya sehingga namanya menjadi Maryani Amiruddin.</p>
<p>Bagaimana pandangan Islam mengenai perihal penamaan ini ?</p>
<p>Dalam ajaran Islam, Hukum Penamaan adalah hal yang penting.</p>
<p>Setiap laki-laki ataupun perempuan hanya diperbolehkan menambahkan &#8221; nama ayahnya &#8221; dibelakang nama dirinya dan mengharamkan menambahkan nama lelaki lain selain ayahnya dibelakang namanya, meskipun nama tersebut adalah nama suaminya.</p>
<p>Karena dalam ajaran islam. Nama lelaki dibelakang nama seseorang berarti &#8220;keturunan atau anak dari lelaki tersebut. Sehingga, tempat tersebut  &#8221;hanya boleh&#8221; untuk tempat nama ayah kandungnya sebagai penghormatan anak terhadap orang tua kandungnya</p>
<p>Berbeda dengan budaya barat,  seperti istrinya Bill Clinton: Hillary Clinton yang nama aslinya Hillary Diane Rodham; istrinya Barrack Obama: Michelle Obama yang nama aslinya Michelle LaVaughn Robinson, dan lain-lain.</p>
<p>Hadist mengenai perihal penamaan ini sangat shahih.</p>
<p>Sabda Nabi Shollallohu Alaihi wa Sallam :</p>
<p>مَنِ ادَّعَى إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ أَوْ انْتَمَى إِلَى غَيْرِ مَوَالِيهِ، فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللهِ وَالمَلاَئِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ، لاَ يَقْبَلُ اللهُ مِنْهُ يَوْمَ القِيَامَةِ صَرْفًا وَلاَ عَدْلاً</p>
<p>“Barang siapa yang mengaku sebagai anak kepada selain bapaknya atau menisbatkan dirinya kepada yang bukan walinya, maka baginya laknat Alloh, malaikat, dan segenap manusia. Pada hari Kiamat nanti, Alloh tidak akan menerima darinya ibadah yang wajib maupun yang sunnah”</p>
<p>Dikeluarkan oleh Muslim dalam al-Hajj (3327) dan Tirmidzi dalam al-Wala’ wal Habbah bab Ma ja’a fiman tawalla ghoiro mawalihi (2127), Ahmad (616) dari hadits Ali bin Abi Tholib rodhiyallohu anhu.</p>
<p>Dan dalam riwayat yang lain :</p>
<p>مَنِ ادَّعَى إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ وَهُوَ يَعْلَمُ أَنَّهُ غَيْرُ أَبِيهِ، فَالجَنَّةُ عَلَيْهِ حَرَامٌ</p>
<p>“Barang siapa bernasab kepada selain ayahnya dan ia mengetahui bahwa ia bukan ayahnya, maka surga haram baginya.”</p>
<p>Dikeluarkan oleh Bukhori dalam al-Maghozi bab : Ghozwatuth Tho`if (3982), Muslim dalam “al-Iman” (220), Abu Dawud dalam “al-Adab”</p>
<p>Hadist yang juga mendukung hal ini adalah:</p>
<p><strong>لَيْسَ لَهُ فِيهِمْ – أي نسب &#8211; فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Artinya: <em>tidaklah seseorang mendakwakan kepada selain ayahnya sedangkan dia mengetahuinya kecuali dia telah kafir, barangsiapa yang mendakwakan kepada suatu kaum sedangkan dia tidak memiliki nasab dari mereka, maka hendaklah dia memesan tempatnya dalam neraka ( Bukhari &#8211; 3508 )</em></p>
<p><strong>اللَّهِ وَالْمَلائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ ) رواه ابن ماجة (2599) وصححه الألباني في صحيح الجامع (6104</strong></p>
<p>Dan Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> bersabda: (<em>Barangsiapa yang menisbatkan dirinya kepada selain ayahnya, maka baginya laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya</em>)</p>
<p>HR Ibnu Majah(2599) dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ (6104).</p>
<p><em> </em></p>
<p>Pemberlakuan yang dibolehkan ialah dengan memberikan suatu keterangan: misalkan Astuti menikah dengan Rahmat, maka silahkan memperkenalkan diri dengan sebutan : Astusti istrinya Rahmat atau hanya dengan Nyonya Rahmat atau Ibu Rahmat.</p>
<p>Hal tersebut diatas  tidak berkaitan dengan permasalahan nasab / garis keturunan.</p>
<p>Karena didalam hukum Islam jika Astuti menggabungkan namanya menjadi Astuti Rahmat, hal itu berarti Astuti anak dari laki-laki yang bernama Rahmat.</p>
<p>Tidak kita temukan dalam sunah Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> yang menunjukkan bahwa istri dinisbatkan kepada suaminya, karena para istri Rasulullah<em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em> yaitu para ibu kaum mukminin menikah dengan manusia yang paling mulia nasabnya namun tidak seorang dari mereka yang dinisbatkan kepada <strong>nama </strong>beliau <em>shallallahu ‘alaihi wasallam</em>, bahkan mereka semua masih dinisbatkan kepada ayah mereka meskipun ayah mereka  kafir, demikian pula para istri sahabat radhiallahu anhum dan yang datang setelah mereka tidak pernah mengganti nasab mereka.</p>
<p>Kesimpulannya kita sebagai muslim yang memiliki jati diri, yang taat kepada Allah Ta’alaa hendaklah kita mencontoh apa yang telah diajarka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam</p>
<p>Semoga beemanfaat.</p>
<p>Source : <a rel="nofollow" href="http://www.facebook.com/pages/Sajadah-Kalbu/122456477795900" target="_blank">http://www.facebook.com/pages/Sajadah-Kalbu/122456477795900</a> ~Sajadah Kalbu~</p>
<div>
<div><img src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/180907_10150101310634228_197674079227_6054903_2729153_n.jpg" alt="" /></div>
</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirasyam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirasyam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirasyam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirasyam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirasyam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirasyam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirasyam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirasyam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirasyam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirasyam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirasyam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirasyam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirasyam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirasyam.wordpress.com/916/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=916&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirasyam.wordpress.com/2011/02/20/hukum-islam-tentang-menambahkan-nama-suami-di-belakang-nama-isteri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/62f830627efd50493559d7074f8143ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirasyam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/180907_10150101310634228_197674079227_6054903_2729153_n.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Dapat Buku Lagi&#8230; :D</title>
		<link>http://mirasyam.wordpress.com/2010/03/31/dapat-buku-lagi-d/</link>
		<comments>http://mirasyam.wordpress.com/2010/03/31/dapat-buku-lagi-d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 15:42:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirasyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirasyam.wordpress.com/?p=912</guid>
		<description><![CDATA[Lagi-lagi dikasih buku. Hmmm&#8230; kali ini dikasih buku kayaknya emang yang ngasih punya maksud dan tujuan lain yang tak bukan nyuruh diri ini buat masak. Gak tanggung-tanggung buku yang dibeli 4 buah dari seseorang yang teramaaat spesial&#8230; :p (semoga orang yang dimaksud gak tau, kalo tau bisa ge er&#8230;) Ohhhh ya&#8230; Buku ini sebenarnya memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=912&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">Lagi-lagi dikasih buku. Hmmm&#8230; kali ini dikasih buku kayaknya emang yang ngasih punya maksud dan tujuan lain yang tak bukan nyuruh diri ini buat masak. Gak tanggung-tanggung buku yang dibeli 4 buah dari seseorang yang teramaaat spesial&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  :p (semoga orang yang dimaksud gak tau, kalo tau bisa ge er&#8230;)</p>
<p style="text-align:left;">Ohhhh ya&#8230; Buku ini sebenarnya memang Mira yang minta langsung karena tergiur berita dari milist perbakingan kalo di Taiwan itu keren-keren model cakenya. Contohnya tentang bakery atau tentang pastry. Makanya karena ada &#8220;mpeeng&#8221; disana makanya diminta. Hehehehe&#8230; nyampe sini langsung dapat 4. Alhamdulillah, makasih ya sayang&#8230;. <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<ol style="text-align:left;">
<li>Home-made Cookies and Cakes</li>
<li>The Secret Of Baking</li>
<li>Delicious Savoury Bakes</li>
<li>37 Exquisite Dessert.</li>
</ol>
<p style="text-align:left;">Mira lihat2 isi bukunya memang sagat bermanfaat banget. Hanyaaaaaaa saja bahasa yang digunakan bahasa inggris dan bahasa mandarin. Kalo bahasa mandarin, males nanya sama mas, pasti jawabannya &#8220;ntar kalo salah gak tanggung jawab kalo rasanya gak enak&#8230;&#8221; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  Sengaja minta duo bahasa biar Mira paham.</p>
<p style="text-align:left;">Untuk menu yang ditulis gak jauh beda sama yang di Indonesia, hanya banyak variasinya, base cake nya gak jauh beda sama cake buatan Indonesia.</p>
<p style="text-align:left;">Ohhh yaa&#8230; makasih juga coklatnya ya sayang (ternyata mas nepati janji juga beliin Mira coklat, padahal udah lama banget, sayangku baik dech&#8230; :p ) Jaket putihnya juga makasih ya mas, baguuuusss bangeeet, kereeeennn modelnya&#8230; trendy&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">LU,</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirasyam.wordpress.com/912/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirasyam.wordpress.com/912/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirasyam.wordpress.com/912/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirasyam.wordpress.com/912/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirasyam.wordpress.com/912/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirasyam.wordpress.com/912/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirasyam.wordpress.com/912/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirasyam.wordpress.com/912/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirasyam.wordpress.com/912/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirasyam.wordpress.com/912/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirasyam.wordpress.com/912/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirasyam.wordpress.com/912/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirasyam.wordpress.com/912/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirasyam.wordpress.com/912/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=912&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirasyam.wordpress.com/2010/03/31/dapat-buku-lagi-d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/62f830627efd50493559d7074f8143ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirasyam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menikahlah Dengan Perasaan Dan Hati Bukan Logika</title>
		<link>http://mirasyam.wordpress.com/2010/02/22/menikahlah-dengan-perasaan-dan-hati-bukan-logika/</link>
		<comments>http://mirasyam.wordpress.com/2010/02/22/menikahlah-dengan-perasaan-dan-hati-bukan-logika/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 13:37:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirasyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyejuk Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirasyam.wordpress.com/?p=909</guid>
		<description><![CDATA[Dalam Pernikahan banyak hal yang harus kita perhatikan, salah satunya cinta, perasaan dan uang. Ketiga hal tersebutlah yang kadangkala membuat kita bingung harus pilih yang mana. Namun pada dasarnya hanya diri kitalah yang tahu siapa yang akan menjadi pendamping hidup kita yang benar- benar tepat. Janganlah terlalu cepat menilai seseorang dari penampilan pisik dan seabreg [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=909&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam Pernikahan banyak hal yang harus kita perhatikan, salah satunya<br />
cinta, perasaan dan uang. Ketiga hal tersebutlah yang kadangkala<br />
membuat kita bingung harus pilih yang mana. Namun pada dasarnya hanya<br />
diri kitalah yang tahu siapa yang akan menjadi pendamping hidup kita yang<br />
benar- benar tepat.</p>
<p>Janganlah terlalu cepat menilai seseorang dari penampilan pisik dan<br />
seabreg kelebihan-kelebihan lainnya, karena semua itu kadangkala<br />
hanyalah sebuah topeng yang akan jelas terlihat setelah kita hidup<br />
bersamanya.</p>
<p>Hidup adalah sebuah pilihan yang harus ditempuh setiap orang dan allah<br />
telah menetapkan takdir setiap manusia dimuka bumi atas kehendaknya<br />
yang tidak bisa dirubah oleh siapapun. Dan kita sebagai makhluk<br />
ciptaanNya hanya bisa berdoa dan berusaha untuk mendapatkan apa yang terbaik<br />
dalam hidup dan tentunya dengan extra kerja keras.</p>
<p>Tak ada rasa penyesalan yang dalam atas pilihan hidup yang telah kita<br />
lalui karena pada akhirnya kita hanya akan menyalahkan Tuhan&#8230;<br />
naudzubillah&#8230;</p>
<p>Masa pahit yang telah kita lalui jangan-lah dijadikan alasan atas<br />
pilihan-pilihan hidup yang telah kita buat, justru rasa pahit itulah<br />
yang kita jadikan cambuk atas apa yang kita lakukan agar kita menjadi<br />
manusia yang lebih baik dan lebih lebih lebih.</p>
<p>* Pernikahan harus didasari cinta karena tanpa cinta hati kita akan<br />
mati, kita menikahi seseorang bukan hanya terpaku apa yang ada di raga<br />
orang tersebut tetapi seluruh jiwa dan raganyalah yang kita nikahi,<br />
jadi sekali kita memutuskan tuk menikah hanya sekali itulah cinta kita<br />
berlabuh kedalam hatinya.</p>
<p>* Pernikahan harus pula didukung oleh Perasaan karena tanpa perasaan,<br />
cinta kita akan mati dan tanpa cinta perasaan kita akan hilang. The<br />
point is : Cinta dan perasaan adalah dua hal yang tidak dapat<br />
dipisahkan Karena dua hal tersebut berasal dari satu hati yang sama.<br />
Memang benar kadangkala Cinta membutakan perasaan kita, namun seberapa<br />
buta dirikita nantinya hanya kitalah yang mampu merubahnya.</p>
<p>* Memang uang menjadi salah satu dari sekian banyak kasus perceraian,<br />
namun janganlah kita mendewakan uang karena itu hanyalah titipan tuhan<br />
yang dapat diambil dan dikembalikan kepada kita hanya semudah<br />
membalikan telapak tangan. Berapapun gaji yang diterima oleh masing 2 pasangan<br />
kita, kita harus bersyukur karena coba tengok kebelakang &#8230;berapa<br />
ribu orang yang mengemis, menganggur, mengamen dijalan karena mereka<br />
tidak mempunyai pekerjaan tetap.<br />
Semakin kita bersyukur atas apa yang kita terima&#8230;insya Allah&#8230;Allah<br />
akan menambah Rizki kita dalam hitungan sepersekian detik.</p>
<p>Cobaan dalam rumah tangga memang tidak sedikit&#8230;sekecil apapun<br />
masalahnya akan tetap menjadi masalah yang harus secepatnya<br />
diselesaikan. Dari pengalaman hidup yang saya alami ada beberapa hal<br />
yang mungkin sedikit dapat membantu kita menyelesaikan setiap konflik<br />
atau mungkin menjaga agar konflik tersebut tidak sampai hadir dalam<br />
rumah tangga kita.</p>
<p>1. Usahakan untuk tetap berkomunikasi dengan masing masing pasangan<br />
walaupun hanya dalam hitungan detik karena dengan begitu pasangan kita<br />
akan merasa dihargai dan akan melakukan hal yang sama.</p>
<p>2. Jangan biarkan masalah menginap satu malam diatas tempat tidur<br />
kita&#8230;.sebelum kita memutuskan untuk tidur, masalah tersebut haruslah<br />
sudah selesai dengan kata MAAF, karena kita tidak akan pernah apakah<br />
kita akan bangun lagi dikeesokan harinya sebelum mengucapkan maaf.</p>
<p>3. Cobalah untuk diam dikala salah satu dari kita dalam kondisi marah,<br />
dan barulah kita, masuk setelah marah dalam dirinya sudah mulai reda.</p>
<p>4. Berilah kepercayaan penuh kepada pasangan kita, insya allah dia<br />
akan menjaga kepercayaan yang kita berikan.</p>
<p>5. Hindari rasa cemburu yang membabi buta tanpa alasan yang jelas. Be<br />
Positive for Everything he/she do.</p>
<p>6. Cobalah tuk bersikap terbuka satu sama lain dengan menyebutkan<br />
kelebihan dan kekurangan masing masing kita tanpa rasa beban&#8230;<br />
misalnya:<br />
Aku ngga suka atas apa yang kamu lakukan&#8230;&#8230;bla bla bla.. Sayang ..<br />
.kamu kelihatan cantik sekali hari ini<br />
Berilah pujian walaupun sedikit dan sederhana dan jangan lah jadikan<br />
kekurangan pasangan kita sebagai senjata tuk melemahkannya dikala kita<br />
bertengkar.</p>
<p>7. Ucapkan kalau kita mencintainya setiap kali kita mau tidur, bangun<br />
tidur, ngobrol dan hal itu harus dilakukan setiap hari. Memang<br />
sederhana &#8230;.namun khasiatnya sangatlah luar biasa..kita akan merasa<br />
memiliki satu sama lain dan batin batin kita terdapat sebut tali pengikat yang<br />
sangat kuat, dimanapun kita berada, dia selalu ada dalam hati kita dan<br />
menemani setiap aktifitas yang kita lewati sehari hari.</p>
<p>8. Jadikan pasangan kita sebagi Teman, Sahabat, Kakak, Adik, Suami,<br />
Istri dan Pengganti dari orang tua kita dan Insya Allah pertengkaran<br />
itu dapat dihindari.</p>
<p>9. Buang jauh segala permasalahan hidup diluar dan jangan dibawa<br />
pulang kerumah..bedakan mana rumah, mana kantor.</p>
<p>10. Buatlah rumah kita sebagai tempat peristirahatan, peredam,<br />
penyelesaian konflik atas semua permasalahan hidup yang kita hadapi.</p>
<p>Konflik akan selalu ada dalam kehidupan ini, tinggal bagaimana kita<br />
menyikapi atas setiap konflik yang ada secermat, searif dan<br />
sebijaksana mungkin.</p>
<p>MENIKAHLAH DENGAN PERASAAN DAN HATI DAN BUKAN DENGAN LOGIKA, KARENA<br />
KITA TAK AKAN PERNAH TAHU APAKAH LOGIKA KITA AKAN BENAR ATAU TIDAK<br />
TETAPI JIKA PERASAAN DAN HATI KITA YANG BERJALAN, INSYA ALLAH KITA TIDAK AKAN<br />
SALAH DALAM MEMBUAT PILIHAN DALAM HIDUP.</p>
<p>Sumber;</p>
<p>http://tentang-pernikahan.com/article/articleindex.php?aid=806&#038;cid=1</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirasyam.wordpress.com/909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirasyam.wordpress.com/909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirasyam.wordpress.com/909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirasyam.wordpress.com/909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirasyam.wordpress.com/909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirasyam.wordpress.com/909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirasyam.wordpress.com/909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirasyam.wordpress.com/909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirasyam.wordpress.com/909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirasyam.wordpress.com/909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirasyam.wordpress.com/909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirasyam.wordpress.com/909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirasyam.wordpress.com/909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirasyam.wordpress.com/909/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=909&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirasyam.wordpress.com/2010/02/22/menikahlah-dengan-perasaan-dan-hati-bukan-logika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/62f830627efd50493559d7074f8143ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirasyam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiat Mengenal Calon Tanpa Pacaran</title>
		<link>http://mirasyam.wordpress.com/2010/02/22/kiat-mengenal-calon-tanpa-pacaran/</link>
		<comments>http://mirasyam.wordpress.com/2010/02/22/kiat-mengenal-calon-tanpa-pacaran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 13:04:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirasyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyejuk Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirasyam.wordpress.com/?p=900</guid>
		<description><![CDATA[Karya : Kak Hadi Bin Ahmad tentang-pernikahan.com &#8211; tips mengenal si &#8221;dia&#8221; Untuk mengenal calon tanpa pacaran dapat kita ketahui melalui cara-cara yang efektif, yaitu :1.Bertanyalah kepada orang yang dianggap paling dekat dengan calon tersebut yang dapat dipercaya sehingga Insya Allah informasi yang kita dapatkan cukup objektif. Dari sinilah kita dapat mengenali sifat-sifat yang tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=900&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="95%" align="center">
<tbody>
<tr>
<td>
<h3>Karya : Kak Hadi Bin Ahmad</h3>
</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>
<h5><strong>tentang-pernikahan.com</strong> &#8211; tips mengenal si &#8221;dia&#8221; <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> Untuk mengenal calon tanpa pacaran dapat kita ketahui melalui cara-cara yang efektif, yaitu</h5>
<h5>:1.Bertanyalah kepada orang yang dianggap paling dekat dengan calon tersebut yang dapat dipercaya sehingga Insya Allah informasi yang kita dapatkan cukup objektif. Dari sinilah kita dapat mengenali sifat-sifat yang tidak nampak dalam tampil sekejap dan sifat-sifat ini penting bagi yang ingin membangun<br />
rumah tangga bersama. Dalam sebuah syair diungkapkan &#8216; Jika kamu ingin bertanya tentang seseorang tanyalah kepada orang terpercaya yang paling dekat dengan orang tersebut (sahabat), karena orang yang saling bersahabat itu saling mempengaruhi&#8221;. Namun untuk mengetahui penampilan/fisiknya tentu dengan melihat dan cara melihatnya tanpa sepengatahuannya.</h5>
<h5>2.Untuk mendapatkan kemantapan, lakukanlah sholat istikharah dan mohonlah kepada Allah karena Dia yang paling tahu mana yang terbaik untuk kita. Rasulullah<br />
saw bersabda : &#8221;Kalau anda menginginkan sesuatu maka lakukan salat dua rakaat, rakaat awal setelah membaca al-Fatihah membaca al-Kafirun dan pada rakaat kedua<br />
surat al-ikhlas lalu berdoa&#8230;&#8230; ( doa istiharah).</h5>
<h5>
<p>3.Setelah memiliki kecendrungan yang kuat untuk mempersunting maka langkah selanjutnya adalah perkenalan (ta&#8217;aruf) antar keduanya secara lebih dekat<br />
yaitu secara langsung, namun tetap menjaga norma-norma Islam.</p>
<p>4.Setelah itu, maka diteruskan dengan proses berikutnya sampai akad nikah. Tentu dalam hal ini kedua keluarga memiliki kontibusi yang sangat dominan. Karena keterangan no 1-3 baru menjelaskan bagaimana mengenali sang calon tanpa pacaran.</p>
<p>5.Kenapa untuk mengenali sifat-sifat calon tidak melalui pacaran terlebih dahulu ? Karena Pernikahan yang diawali dengan pacaran dapat diibaratkan membeli<br />
buku yang dijadikan contoh(sample) dari jenis buku yang mahal. Umumnya buku yang seperti ini di toko-toko buku dibungkus dengan plastik rapat disertai<br />
peringatan yang bertuliskan Membuka berarti membeli &#8216;sehingga bagi para pembeli untuk mengenali buku tersebut secara terperinci ada dua pilihan, yaitu pertama, dengan membuka buku tersebut dan membacanya, akibatnya buku tersebut sangat<br />
lecek dan makin lusuh bila semakin banyak orang yang membacanya. Akhirnya hampir semua pembeli menolak untuk menerimanya sebagai barang beliannya kecuali sangat memaksa. Membeli buku seperti inilah ibarat pernikahan yang diawali dengan pacaran. Pilihan kedua, karena buku tersebut mahal terbungkus rapi dan<br />
membukanya adalah berarti membeli maka untuk mengetahui isinya sang pembeli bertanya kepada petugas melalui katalog komputer atau terlebih dahulu bertanya<br />
kepada orang yang telah memiliki dan membacanya sehingga dia memperoleh buku yang benar-benar baru belum pernah disentuh oleh siapapun termasuk pembelinya. Inilah ibarat orang yang menikah dengan tidak proses pacaran tadi.</p>
<p>Pada interval menanti hingga akad nikah nanti memang sering terjadi rindu kangen dan seterusnya. Rindu yang seperti ini merupakan kerinduan yang menjadi<br />
kesempurnaan sifat manusia. Kerinduan yang tidak mampu di tolak oleh manusia itu sendiri.</p>
<p>Imam Ibnu Qoyyim mengkatagorikan sebagai rindu yang sah-sah saja terjadi pada setiap manusia dan manusia tidak mampu memilikinya dan menolaknya, sepanjang<br />
tidak dibawa oleh kerinduan tersebut kepada ma&#8217;siat kepada Allah bahkan kita bersabar untuk menahannya maka hal itu tidak apa-apa dan itulah rindu yang<br />
karena Allah.</p>
<p>Tetapi jika rindu tersebut justru yang membawa kita ke jalan hawa nafsu itulah rindu karena hawa nafsu bukan karena Allah. Wallahu &#8216;alam</h5>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirasyam.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirasyam.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirasyam.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirasyam.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirasyam.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirasyam.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirasyam.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirasyam.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirasyam.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirasyam.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirasyam.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirasyam.wordpress.com/900/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirasyam.wordpress.com/900/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirasyam.wordpress.com/900/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=900&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirasyam.wordpress.com/2010/02/22/kiat-mengenal-calon-tanpa-pacaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/62f830627efd50493559d7074f8143ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirasyam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Do&#8217;a Dikala Ragu Akan Dirinya</title>
		<link>http://mirasyam.wordpress.com/2010/02/22/doa-dikala-ragu-akan-dirinya/</link>
		<comments>http://mirasyam.wordpress.com/2010/02/22/doa-dikala-ragu-akan-dirinya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 12:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirasyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyejuk Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirasyam.wordpress.com/?p=895</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang sedang bimbang oleh sang kekasih, nih ada do&#8217;a yang bagus untuk diamalkan. Selamat Mengamalkan ya&#8230;.:) Ya Allah&#8230; Seandainya telah Engkau catatkan dia akan mejadi teman menapaki hidup Satukanlah hatinya dengan hatiku Titipkanlah kebahagiaan diantara kami Agar kemesraan itu abadi Dan ya Allah&#8230; ya Tuhanku yang Maha Mengasihi Seiringkanlah kami melayari hidup ini Ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=895&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi yang sedang bimbang oleh sang kekasih, nih ada do&#8217;a yang bagus untuk diamalkan. Selamat Mengamalkan ya&#8230;.:)</p>
<p><em><br />
Ya Allah&#8230;<br />
Seandainya telah Engkau catatkan<br />
dia akan mejadi teman menapaki hidup<br />
Satukanlah hatinya dengan hatiku<br />
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami<br />
Agar kemesraan itu abadi<br />
Dan ya Allah&#8230; ya Tuhanku yang Maha Mengasihi<br />
Seiringkanlah kami melayari hidup ini<br />
Ke tepian yang sejahtera dan abadi</em></p>
<p><em>Tetapi ya Allah&#8230;<br />
Seandainya telah Engkau takdirkan&#8230;<br />
&#8230;Dia bukan milikku<br />
Bawalah ia jauh dari pandanganku<br />
Luputkanlah ia dari ingatanku<br />
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku</em></p>
<p><em>Dan peliharalah aku dari kekecewaan<br />
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti&#8230;<br />
Berikanlah aku kekuatan<br />
Melontar bayangannya jauh ke dada langit<br />
Hilang bersama senja nan merah<br />
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya…</em></p>
<p><em>Dan ya Allah yang tercinta&#8230;<br />
Gantikanlah yang telah hilang<br />
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah<br />
Walaupun tidak sama dengan dirinya&#8230;.</em></p>
<p><em>Ya Allah ya Tuhanku&#8230;<br />
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu<br />
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan<br />
Adalah yang terbaik untukku<br />
Karena Engkau Maha Mengetahui<br />
Segala yang terbaik buat hambaMu ini</em></p>
<p><em>Ya Allah&#8230;<br />
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku<br />
Di dunia dan di akhirat<br />
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini</em></p>
<p><em>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Jangan Engkau biarkan aku sendirian<br />
Di dunia ini maupun di akhirat<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</em></p>
<p><em>Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran<br />
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman<br />
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup<br />
Ke jalan yang Engkau ridhai<br />
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh</em></p>
<p><em>Amin&#8230; Ya Rabbal &#8216;Alamin<br />
</em><br />
Sri~Haryati<br />
Ingat saja prinsip sepakbola.<br />
Jangan menyerah walau kelihatannya tidak ada harapan.<br />
(Morris Gleitzman dari Buku Boy Overboard)</p>
<p>Sumber;</p>
<p>http://tentang-pernikahan.com/article/articleindex.php?aid=941</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirasyam.wordpress.com/895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirasyam.wordpress.com/895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirasyam.wordpress.com/895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirasyam.wordpress.com/895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirasyam.wordpress.com/895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirasyam.wordpress.com/895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirasyam.wordpress.com/895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirasyam.wordpress.com/895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirasyam.wordpress.com/895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirasyam.wordpress.com/895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirasyam.wordpress.com/895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirasyam.wordpress.com/895/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirasyam.wordpress.com/895/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirasyam.wordpress.com/895/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=895&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirasyam.wordpress.com/2010/02/22/doa-dikala-ragu-akan-dirinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/62f830627efd50493559d7074f8143ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirasyam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adab-adab Berbicara Bagi Wanita Muslimah</title>
		<link>http://mirasyam.wordpress.com/2009/12/31/adab-adab-berbicara-bagi-wanita-muslimah/</link>
		<comments>http://mirasyam.wordpress.com/2009/12/31/adab-adab-berbicara-bagi-wanita-muslimah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2009 15:51:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirasyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirasyam.wordpress.com/?p=886</guid>
		<description><![CDATA[Wahai saudariku muslimah……… 1) Berhati-hatilah dari terlalu banyak berceloteh dan terlalu banyak berbicara, Allah Ta’ala berfirman: ” لا خير في كثير من نجواهم إلا من أمر بصدقة أو معروف أو إصلاح بين الناس ” (النساء: الآية 114). Artinya: “Dan tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=886&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wahai saudariku muslimah………</p>
<p>1) Berhati-hatilah dari terlalu banyak berceloteh dan terlalu banyak berbicara, Allah Ta’ala berfirman:</p>
<p>” لا خير في كثير من نجواهم إلا من أمر بصدقة أو معروف أو إصلاح بين الناس ” (النساء: الآية 114).</p>
<p>Artinya:</p>
<p>“Dan tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia “. (An nisa:114)</p>
<p>Dan ketahuilah wahai saudariku,semoga Allah ta’ala merahmatimu dan menunjukimu kepada jalan kebaikan, bahwa disana ada yang senantiasa mengamati dan mencatat perkataanmu.</p>
<p>“عن اليمين وعن الشمال قعيد. ما يلفظ من قولٍ إلا لديه رقيب عتيد ” (ق: الآية 17-18)</p>
<p>Artinya:</p>
<p>“Seorang duduk disebelah kanan,dan yang lain duduk disebelah kiri.tiada satu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” (Qaaf:17-18).</p>
<p><span id="more-886"></span></p>
<p>Maka jadikanlah ucapanmu itu menjadi perkataan yang ringkas, jelas yang tidak bertele-tele yang dengannya akan memperpanjang pembicaraan.</p>
<p>1) Bacalah Al qur’an karim dan bersemangatlah untuk menjadikan itu sebagai wirid keseharianmu, dan senantiasalah berusaha untuk menghafalkannya sesuai kesanggupanmu agar engkau bisa mendapatkan pahala yang besar dihari kiamat nanti.</p>
<p>عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما- عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” يقال لصاحب القرآن: اقرأ وارتق ورتّل كما كنت ترتّل في الدنيا فإن منزلتك عند آخر آية تقرؤها رواه أبو داود والترمذي</p>
<p>Dari abdullah bin ‘umar radiyallohu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, beliau bersabda:</p>
<p>dikatakan pada orang yang senang membaca alqur’an: bacalah dengan tartil sebagaimana engkau dulu sewaktu di dunia membacanya dengan tartil, karena sesungguhnya kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.</p>
<p>HR.abu daud dan attirmidzi</p>
<p>2) Tidaklah terpuji jika engkau selalu menyampaikan setiap apa yang engkau dengarkan, karena kebiasaan ini akan menjatuhkan dirimu kedalam kedustaan.</p>
<p>عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” كفى بالمرء كذباً أن يتحدّث بكل ما سمع “</p>
<p>Dari Abu hurairah radiallahu ‘anhu,sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Cukuplah seseorang itu dikatakan sebagai pendusta ketika dia menyampaikan setiap apa yang dia dengarkan.”</p>
<p>(HR.Muslim dan Abu Dawud)</p>
<p>3) jauhilah dari sikap menyombongkan diri (berhias diri) dengan sesuatu yang tidak ada pada dirimu, dengan tujuan membanggakan diri dihadapan manusia.</p>
<p>عن عائشة – رضي الله عنها- أن امرأة قالت: يا رسول الله، أقول إن زوجي أعطاني ما لم يعطني؟ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ” المتشبّع بما لم يُعط كلابس ثوبي زور “.</p>
<p>Dari aisyah radiyallohu ‘anha, ada seorang wanita yang mengatakan:wahai Rasulullah, aku mengatakan bahwa suamiku memberikan sesuatu kepadaku yang sebenarnya tidak diberikannya.berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam,: orang yang merasa memiliki sesuatu yang ia tidak diberi, seperti orang yang memakai dua pakaian kedustaan.” (muttafaq alaihi)</p>
<p>4) Sesungguhnya dzikrullah memberikan pengaruh yang kuat didalam kehidupan ruh seorang muslim, kejiwaannya, jasmaninya dan kehidupan masyarakatnya. maka bersemangatlah wahai saudariku muslimah untuk senantiasa berdzikir kepada Allah ta’ala, disetiap waktu dan keadaanmu. Allah ta’ala memuji hamba-hambanya yang mukhlis dalam firman-Nya:</p>
<p>” الذين يذكرون الله قياماً وقعوداً وعلى جنوبهم… ” (آل عمران: الآية 191).</p>
<p>Artinya:</p>
<p>“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring…” (Ali imran:191).</p>
<p>5) Jika engkau hendak berbicara,maka jauhilah sifat merasa kagum dengan diri sendiri, sok fasih dan terlalu memaksakan diri dalam bertutur kata, sebab ini merupakan sifat yang sangat dibenci Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, dimana Beliau bersabda:</p>
<p>” وإن أبغضكم إليّ وأبعدكم مني مجلساً يوم القيامة الثرثارون والمتشدقون والمتفيهقون “.</p>
<p>“sesungguhnya orang yang paling aku benci diantara kalian dan yang paling jauh majelisnya dariku pada hari kiamat : orang yang berlebihan dalam berbicara, sok fasih dengan ucapannya dan merasa ta’ajjub terhadap ucapannya.”</p>
<p>(HR.Tirmidzi,Ibnu Hibban dan yang lainnya dari hadits Abu Tsa’labah Al-Khusyani radhiallahu anhu)</p>
<p>6) Jauhilah dari terlalu banyak tertawa,terlalu banyak berbicara dan berceloteh.jadikanlah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, sebagai teladan bagimu, dimana beliau lebih banyak diam dan banyak berfikir beliau Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, menjauhkan diri dari terlalu banyak tertawa dan menyibukkan diri dengannya.bahkan jadikanlah setiap apa yang engkau ucapkan itu adalah perkataan yang mengandung kebaikan, dan jika tidak, maka diam itu lebih utama bagimu. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, bersabda:</p>
<p>” من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيراً أو ليصمت “.</p>
<p>” Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,maka hendaknya dia berkata dengan perkataan yang baik,atau hendaknya dia diam.”</p>
<p>(muttafaq alaihi dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu)</p>
<p> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> jangan kalian memotong pembicaraan seseorang yang sedang berbicara atau membantahnya, atau meremehkan ucapannya. Bahkan jadilah pendengar yang baik dan itu lebih beradab bagimu, dan ketika harus membantahnya, maka jadikanlah bantahanmu dengan cara yang paling baik sebagai syi’ar kepribadianmu.</p>
<p>9) berhati-hatilah dari suka mengolok-olok terhadap cara berbicara orang lain, seperti orang yang terbata-bata dalam berbicara atau seseorang yang kesulitan berbicara.Alah Ta’ala berfirman:</p>
<p>” يا أيها الذين آمنوا لا يسخر قوم من قوم عسى أن يكونوا خيراً منهم ولا نساء من نساء عسى أن يكن خيراً منهن ” (الحجرات: الآية 11).</p>
<p>“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.”</p>
<p>(QS.Al-Hujurat:11)</p>
<p>10) jika engkau mendengarkan bacaan Alqur’an, maka berhentilah dari berbicara, apapun yang engkau bicarakan, karena itu merupakan adab terhadap kalamullah dan juga sesuai dengan perintah-Nya, didalam firman-Nya:</p>
<p>: ” وإذا قرىء القرآن فاستمعوا له وأنصتوا لعلكم ترحمون ” (الأعراف: الآية 204).</p>
<p>Artinya: “dan apabila dibacakan Alqur’an,maka dengarkanlah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kalian diberi rahmat”. Qs.al a’raf :204</p>
<p>11) bertakwalah kepada Allah wahai saudariku muslimah,bersihkanlah majelismu dari ghibah dan namimah (adu domba) sebagaimana yang Allah ‘azza wajalla perintahkan kepadamu untuk menjauhinya. bersemangatlah engkau untuk menjadikan didalam majelismu itu adalah perkataan-perkataan yang baik,dalam rangka menasehati,dan petunjuk kepada kebaikan. perkataan itu adalah sebuah perkara yang besar, berapa banyak dari perkataan seseorang yang dapat menyebabkan kemarahan dari Allah ‘azza wajalla dan menjatuhkan pelakunya kedalam jurang neraka. Didalam hadits Mu’adz radhiallahu anhu tatkala Beliau bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam: apakah kami akan disiksa dengan apa yang kami ucapkan? Maka jawab Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>” ثكلتك أمك يا معاذ. وهل يكبّ الناس في النار على وجوههم إلا حصائدُ ألسنتهم ” ( رواه الترمذي).</p>
<p>“engkau telah keliru wahai Mu’adz, tidaklah manusia dilemparkan ke Neraka diatas wajah-wajah mereka melainkan disebabkan oleh ucapan-ucapan mereka.”</p>
<p>(HR.Tirmidzi,An-Nasaai dan Ibnu Majah)</p>
<p>12- berhati-hatilah -semoga Allah menjagamu- dari menghadiri majelis yang buruk dan berbaur dengan para pelakunya, dan bersegeralah-semoga Allah menjagamu- menuju majelis yang penuh dengan keutamaan, kebaikan dan keberuntungan.</p>
<p>13- jika engkau duduk sendiri dalam suatu majelis, atau bersama dengan sebagian saudarimu, maka senantiasalah untuk berdzikir mengingat Allah ‘azza wajalla dalam setiap keadaanmu sehingga engkau kembali dalam keadaan mendapatkan kebaikan dan mendapatkan pahala. Allah ‘azza wajalla berfirman:</p>
<p>” الذين يذكرون الله قياماً وقعوداً وعلى جنوبهم “. (آل عمران: الآية 191)</p>
<p>Artinya: “(yaitu) orang – orang yang mengingat Allah sambil berdiri,atau duduk,atau dalam keadaan berbaring” (QS..ali ‘imran :191)</p>
<p>14- jika engkau hendak berdiri keluar dari majelis, maka ingatlah untuk selalu mengucapkan:</p>
<p>” سبحانك الله وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت، أستغفرك وأتوب إليك “.</p>
<p>“maha suci Engkau ya Allah dan bagimu segala pujian,aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak untuk disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu, dan aku bertaubat kepada-Mu”</p>
<p>Sehingga diampuni bagimu segala kesalahanmu di dalam majelis tersebut.</p>
<p>Ditulis oleh: Haya Bintu Mubarak Al-Buraik</p>
<p>Dari kitab: mausu’ah al-mar’ah al-muslimah: 31-34</p>
<p>Alih bahasa : Ummu Aiman</p>
<p>Sumber: http://www.salafybpp.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=68:adab-adab-berbicara-bagi-wanita-muslimah&amp;catid=28:muslimah&amp;Itemid=54</p>
<p>http://akhwat.web.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirasyam.wordpress.com/886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirasyam.wordpress.com/886/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirasyam.wordpress.com/886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirasyam.wordpress.com/886/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirasyam.wordpress.com/886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirasyam.wordpress.com/886/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirasyam.wordpress.com/886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirasyam.wordpress.com/886/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirasyam.wordpress.com/886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirasyam.wordpress.com/886/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirasyam.wordpress.com/886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirasyam.wordpress.com/886/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirasyam.wordpress.com/886/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirasyam.wordpress.com/886/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=886&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirasyam.wordpress.com/2009/12/31/adab-adab-berbicara-bagi-wanita-muslimah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/62f830627efd50493559d7074f8143ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirasyam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Termudah Menghafal Al-quran</title>
		<link>http://mirasyam.wordpress.com/2009/12/29/cara-termudah-menghafal-al-quran/</link>
		<comments>http://mirasyam.wordpress.com/2009/12/29/cara-termudah-menghafal-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 13:49:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mirasyam</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Hafal Alquran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mirasyam.wordpress.com/?p=881</guid>
		<description><![CDATA[Segala pujian hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, dan para sahabat seluruhnya. Keistimewaan metode ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta dia akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat dia akan segera mengkhatamkan Al-Quran. Berikut kami akan paparkan metodenya beserta pencontohan dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=881&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Segala pujian hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, dan para sahabat seluruhnya.</p>
<p>Keistimewaan metode ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta dia akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat dia akan segera mengkhatamkan Al-Quran. Berikut kami akan paparkan metodenya beserta pencontohan dalam menghafal surah Al-Jumuah:</p>
<p>1.   Bacalah ayat pertama sebanyak 20 kali.</p>
<p>2.   Bacalah ayat kedua sebanyak 20 kali.</p>
<p>3.   Bacalah ayat ketiga sebanyak 20 kali.</p>
<p>4.   Bacalah ayat keempat sebanyak 20 kali</p>
<p>5.   Keempat ayat di atas dari awal hingga akhir digabungkan dan dibaca ulang sebanyak 20 kali.</p>
<p>6.   Bacalah ayat kelima sebanyak 20 kali</p>
<p>7.   Bacalah ayat keenam sebanyak 20 kali</p>
<p>8.   Bacalah ayat ketujuh sebanyak 20 kali</p>
<p>9.   Bacalah ayat kedelapan sebanyak 20 kali.</p>
<p>10.  Keempat ayat (ayat 5-8) di atas dari awal hingga akhir digabungkan dan dibaca ulang sebanyak 20 kali.</p>
<p>11.  Bacalah ayat pertama hingga ayat ke 8 sebanyak 20 kali untuk memantapkan hafalannya.</p>
<p>Demikian seterusnya pada setiap surah hingga selesai menghafal seluruh surah dalam Al-Quran. Jangan sampai kamu menghafal dalam sehari lebih dari seperdelapan juz, karena itu akan menyebabkan hafalanmu bertambah berat sehingga kamu tidak bisa menghafalnya.</p>
<p><strong>JIKA AKU INGIN MENAMBAH HAFALAN PADA HARI BERIKUTNYA, BAGAIMANA CARANYA?</strong></p>
<p>Jika kamu ingin menambah hafalan baru (halaman selanjutnya) pada hari berikutnya, maka sebelum kamu menambah dengan hafalan baru dengan metode yang aku sebutkan di atas, maka anda harus membaca hafalan lama (halaman sebelumnya) dari ayat pertama hingga ayat terakhir (muraja’ah) sebanyak 20 kali agar hafalan ayat-ayat sebelumnya tetap kokoh dan kuat dalam ingatanmu. Kemudian setelah mengulangi (muraja’ah) maka baru kamu bisa memulai hafalan baru dengan metode yang aku sebutkan di atas.</p>
<p><strong>BAGAIMANA CARANYA AKU MENGGABUNGKAN ANTARA MENGULANG (MURAJA’AH) DENGAN MENAMBAH HAFALAN BARU?<br />
</strong></p>
<p>Jangan sekali-kali kamu menambah hafalan Al-Qur&#8217;an tanpa mengulang hafalan yang sudah ada sebelumya. Hal itu karena jika kamu hanya terus-menerus melanjutkan menghafal Al-Qur’an hingga khatam tapi tanpa mengulanginya terlebih dahulu, lantas setelah khatam kamu baru mau mengulanginya dari awal, maka secara tidak disadari kamu telah banyak kehilangan hafalan yang pernah dihafal. Oleh karena itu metode yang paling tepat dalam menghafal adalah dengan menggabungkan antara murajaah (mengulang) dan menambah hafalan baru. Bagilah isi Al-Qur&#8217;an menjadi tiga bagian,yang mana satu bagian berisi 10 juz. Jika dalam sehari kamu telah menghafal satu halaman maka ulangilah dalam sehari empat halaman yang telah dihafal sebelumnya hingga kamu menyelesaikan 10 juz. Jika kamu telah berhasil menyelesaikan 10 juz maka berhentilah menghafal selama satu bulan penuh dan isi dengan mengulang apa yang telah dihafal, dengan cara setiap hari kamu mengulangi (meraja’ah) sebanyak 8 halaman.</p>
<p>Setelah selesai satu bulan kamu mengulangi hafalan, sekarang mulailah kembali dengan menghafal hafalan baru sebanyak satu atau dua lembar tergantung kemampuan, sambil kamu mengulangi setiap harinya 8 halaman hingga kamu bisa menyelesaikan hafalan 20 juz. Jika kamu telah menghafal 20 juz maka berhentilah menghafal selama 2 bulan untuk mengulangi hafalan 20 juz, dimana setiap hari kamu harus mengulang (meraja’ah) sebanyak 8 halaman. Jika sudah mengulang selama dua bulan, maka mulailah kembali dengan menghafal hafalan baru sebanyak satu atau dua lembar tergantung kemampuan, sambil kamu mengulangi setiap harinya 8 halaman hingga kamu bisa menyelesaikan seluruh Al-Qur’an.</p>
<p>Jika anda telah selesai menghafal semua isi Al-Qur&#8217;an, maka ulangilah 10 juz pertama secara tersendiri selama satu bulan, dimana setiap harinya kamu mengulang setengah juz. Kemudian pindahlah ke 10 juz berikutnya, juga diulang setengah juz ditambah 8 halaman dari sepuluh juz pertama setiap harinya. Kemudian pindahlah untuk mengulang 10 juz terakhir dari Al-Qur&#8217;an selama sebulan, dimana setiap harinya mengulang setengah juz ditambah 8 halaman dari 10 juz pertama dan 8 halaman dari 10 juz kedua.</p>
<p><strong>BAGAIMANA CARA MERAJA’AH AL-QURAN (30 JUZ) SETELAH AKU MENYELESAIKAN METODE MURAJA’AH DI ATAS?<br />
</strong></p>
<p>Mulailah mengulangi Al-Qur’an secara keseluruhan dengan cara setiap harinya mengulang 2 juz, dengan mengulanginya 3 kali dalam sehari. Dengan demikian maka kamu akan bisa mengkhatamkan Al-Qur’an sekali setiap dua minggu.</p>
<p>Dengan metode seperti ini maka dalam jangka satu tahun (insya Allah) kamu telah mutqin (kokoh) dalam menghafal Al-Qur’an, dan lakukanlah cara ini selama satu tahun penuh.</p>
<p><strong>APA YANG AKU LAKUKAN SETELAH MENGHAFAL AL-QUR’AN SELAMA SATU TAHUN?<br />
</strong></p>
<p>Setelah menguasai hafalan dan mengulanginya dengan itqan (mantap) selama satu tahun, hendaknya bacaan Al-Qur’an yang kamu baca setiap hari hingga akhir hayatmu adalah bacaan yang dilakukan oleh Nabi -shallallahu alaihi wasallam- semasa hidup beliau. Beliau membagi isi Al-Qur&#8217;an menjadi tujuh bagian (dimana setiap harinya beliau membaca satu bagian tersebut), sehingga beliau mengkhatamkan Al-Qur’an sekali dalam sepekan.<br />
Aus bin Huzaifah -rahimahullah- berkata: Aku bertanya kepada para sahabat Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam-, “Bagaimana caranya kalian membagi Al-Qur&#8217;an untuk dibaca setiap hari?” Mereka menjawab:</p>
<p><strong>نُحَزِّبُهُ ثَلَاثَ سُوَرٍ وَخَمْسَ سُوَرٍ وَسَبْعَ سُوَرٍ وَتِسْعَ سُوَرٍ وَإِحْدَى عَشْرَةَ سُورَةً وَثَلَاثَ عَشْرَةَ سُورَةً وَحِزْبَ الْمُفَصَّلِ مِنْ قَافْ حَتَّى يُخْتَمَ</strong></p>
<p><em>“Kami membaginya menjadi (tujuh bagian yakni): Tiga surat, lima surat, tujuh surat, sembilan surat, sebelas surat, tiga belas surat, dan hizb al-mufashshal yaitu dari surat Qaf sampai akhir (mushaf).”</em> (HR. Ahmad no. 15578).</p>
<p>Maksudnya:</p>
<p>-    Hari pertama: Mereka membaca surat “al-fatihah” hingga akhir surat “an-nisa`”.</p>
<p>-    Hari kedua: Dari surat “al-maidah” hingga akhir surat “at-taubah”.</p>
<p>-    Hari ketiga: Dari surat “Yunus” hingga akhir surat “an-nahl”.</p>
<p>-    Hari keempat: Dari surat “al-isra” hingga akhir surat “al-furqan”.</p>
<p>-    Hari kelima: Dari surat “asy-syu’ara” hingga akhir surat “Yasin”.</p>
<p>-    Hari keenam: Dari surat “ash-shaffat” hingga akhir surat “al-hujurat”.</p>
<p>-    Hari ketujuh: Dari surat “qaaf” hingga akhir surat “an-nas”.</p>
<p>Para ulama menyingkat bacaan Al-Qur&#8217;an Nabi -shallallahu alaihi wasallam- ini menjadi kata: <strong>”فَمِي بِشَوْقٍ“.</strong> Setiap huruf yang tersebut menjadi simbol dari awal surat yang dibaca oleh Nabi -shallallahu alaihi wasallam- pada setiap harinya. Maka:</p>
<p>-     Huruf “fa`” adalah simbol dari surat “al-fatihah”. Maksudnya bacaan Al-Qur&#8217;an beliau di hari pertama dimulai dari surah al-fatihah.</p>
<p>-     Huruf “mim” maksudnya bacaan Al-Qur&#8217;an beliau di hari kedua dimulai dari surah al-maidah.</p>
<p>-     Huruf “ya`” maksudnya bacaan Al-Qur&#8217;an beliau di hari ketiga dimulai dari surah Yunus.</p>
<p>-     Huruf ”ba`” maksudnya bacaan Al-Qur`an beliau di hari keempat dimulai dari surah Bani Israil yang juga dinamakan surah al-isra`.</p>
<p>-     Huruf “syin” maksudnya bacaan Al-Qur&#8217;an beliau di hari kelima dimulai dari surah asy-syu’ara`.</p>
<p>-     Huruf “waw” maksudnya bacaan Al-Qur&#8217;an beliau di hari keenam dimulai dari surah wash shaffat.</p>
<p>-     Huruf “qaaf” maksudnya bacaan Al-Qur&#8217;an beliau di hari ketujuh dimulai dari surah qaf hingga akhir muashaf yaitu surah an-nas.</p>
<p>Adapun pembagian hizib yang ada pada Al-Qur&#8217;an sekarang, maka itu tidak lain adalah buatan Hajjaj bin Yusuf.</p>
<p><strong>BAGAIMANA CARA MEMBEDAKAN ANTARA BACAAN YANG MUTASYABIH (AYAT YANG MIRIP) DALAM AL-QUR’AN?<br />
</strong></p>
<p>Cara terbaik untuk membedakan antara dua ayat yang kelihatannya menurut kamu hampir sama (mutasyabih), adalah dengan cara membuka mushaf dan carilah kedua ayat tersebut. Lalu carilah perbedaan antara kedua ayat tersebut, cermatilah perbedaan tersebut, kemudian buatlah tanda/catatan (di dalam hatimu) yang bisa kamu jadikan sebagai tanda untuk membedakan antara keduanya. Kemudian, ketika kamu melakukan murajaah hafalan, maka perhatikanlah perbedaan tersebut secara berulang-ulang sampai kamu mutqin dalam mengingat perbedaan antara keduanya.</p>
<p><strong>BEBERAPA KAIDAH DAN KETENTUAN DALAM MENGHAFAL AL-QUR`AN:</strong></p>
<p>1.    Kamu harus menghafal melalui bantuan seorang guru yang bisa membenarkan bacaanmu jika salah.</p>
<p>2.   Hafalkanlah 2 halaman setiap hari: 1 halaman setelah subuh dan 1 halaman setelah ashar atau maghrib. Dengan metode seperti ini (insya Allah) kamu akan bisa menghafal Al-Qur`an secara mutqin dalam kurun waktu satu tahun. Tetapi jika kamu memperbanyak kapasitas hafalan setiap harinya maka kemampuan menghafalmu akan melemah.</p>
<p>3.   Menghafallah mulai dari surat an-nas hingga surat al-baqarah karena hal itu lebih mudah. Tapi setelah kamu menghafal Al-Qur`an maka urutan meraja’ahmu dimulai dari Al-Baqarah sampai An-Nas.</p>
<p>4.   Dalam menghafal hendaknya menggunakan satu mushaf saja (baik dalam cetakan maupun bentuknya), karena hal itu sangat membantu dalam menguatkan hafalan dan agar lebih cepat mengingat letak-letak ayatnya, ayat apa yang ada di akhir halaman ini dan ayat apa yang ada di awal halaman sebelahnya.</p>
<p>5.   Setiap orang yang menghafal Al-Qur’an pada 2 tahun pertama biasanya apa yang telah dia hafal masih mudah hilang, dan masa ini disebut fase at-tajmi’ (pengumpulan hafalan). Karenanya janganlah kamu bersedih karena ada sebagian hafalanmu yang kamu lupa atau kamu banyak keliru dalam hafalan. Ini adalah fase yang sulit sebagai ujian bagimu, dan ini adalah fase rentan yang bisa menjadi pintu masuknya setan untuk menghentikan kamu dari menghafal Al-Qur&#8217;an. Tolaklah was-was tersebut dari dalam hatimu dan teruslah menghafal, karena dia (menghafal Al-Qur&#8217;an) merupakan perbendaharaan harta yang tidak diberikan kepada sembarang orang.</p>
<p><em>[Oleh: Asy-Syaikh Dr. Abdul Muhsin Muhammad Al-Qasim, imam dan khathib di Masjid Nabawi]</em></p>
<p>http://al-atsariyyah.com</p>
<p>_____________________________________________________________________</p>
<p>Ayo kita berlomba2 menghapal Al Qur&#8217;an</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mirasyam.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mirasyam.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mirasyam.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mirasyam.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mirasyam.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mirasyam.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mirasyam.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mirasyam.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mirasyam.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mirasyam.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mirasyam.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mirasyam.wordpress.com/881/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mirasyam.wordpress.com/881/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mirasyam.wordpress.com/881/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mirasyam.wordpress.com&amp;blog=4873131&amp;post=881&amp;subd=mirasyam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mirasyam.wordpress.com/2009/12/29/cara-termudah-menghafal-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/62f830627efd50493559d7074f8143ee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mirasyam</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
