Persiapan Sebelum Tour 3 Negara

Awal sebelum saya dan teman2 memutuskan untuk jalan2 ke 3 negara saat setelah saya pulang dari Bandung. Dulu sempat terucap di bibir saya (ceileeehhhhhh bibiiirr… :D ) ‘Ri bulan July ada tanggal merah tepatnya tanggal 21, kita jalan2 yuuukkk…? ” tanyaku. Saat itu Ria gak gubris. Tapi tiba2 setelah saya pulang dari bandung.

“Mir, buruan urus KTP mu dan passportmu 2 bulan lagi kita mau ngadain acara2 tour 3 negara, kamu mau ikutan sama kita gak…? Aku dan Adit udah beli tiket neh. Tinggal kamu dan Bayu yang belum” jawab Ria saat menelpon saya”

“Waaahhhhhh… keren 3 negara. Oke dech akan aku urus Ri, jawabku.

Akhirnya waktu berlalu gak terasa tinggal 3 minggu lagi keberangkatan Ria dan teman2 buat tour tapi saya belum juga ngurus KTP dan Passport. Akhirnya karena Ria ngotot terus dan entah angiin darimana, saya mengumpulkan semua tenaga saya untuk mengurus semuanya dalam waktu yang singkat, walau saya gak yakin bisa pergi. Tapi karena demi teman, akhirnya saya bela2in walau sebenarnya gak yakin juga bisa berangkat. Tinggal 3 minggu lagi harus ngurus KTP, KK dan passport. Akhirnya pergi berurusan pertama kali ke rumah ketua RT minta surat izin pembuatan KTP. Saat membuat KTP saya berpikir. Apa mungkin KTP bisa di urus dalam waktu 1 minggu. Dengar2 kabar dari teman2, pembuatan KTP membutuhkan waktu paling lama 1 bulan dan paling cepat 2 minggu. Gilaaaaaa… saya pikir. Tapi coba dulu kali aja bisa dalam waktu 1 minggu KTP bisa selesai. Akhirnya dengan bantuan orang tua dan adik saya, KTP saya mereka bantu dalam pengurusan karena kebetulan juga kami sekeluarga membuat permohonan KTP baru n KK baru. Alhamdulillah saya tidak cuti hanya karena mengurus KTP. (more…)

Published in: on July 23, 2009 at 4:01 am Comments (7)
Tags: ,

Hari ini…!!

Hari ini sepulang dari kantor. Saya menemukan keganjilan sebelum masuk kompleks tempat tinggal saya. Mengapa saya katakan aneh…? Tidak biasanya di sore hari menjelang maghrib. Tepat di gate 3 dekat rumah saya. Banyak mobil yang harus antri keluar dan apalagi mau memasuki kompleks perumahaan karena disana diadakan “pemeriksaan mendadak”. Dimana bagi mereka yang masuk harus di cek kayak yang di hotel2 berbintang lima. Ini baru pertama kali terjadi dan aku lihat. Apa karena saya katrok sehingga yang harusnya hal itu sudah sering terjadi di sekitar rumah saya atau gimana saya tidak tau. Yang pasti kejadian itu bukan merupakan kejadian yang umum terjadi. Saya bertanya2 dalam hati. Apakah ini karena pengaruh pemboman yang terjadi di Jakarta di Hotel Ritz Carlton and Hotel Marriot atau apa karena akan ada isu, akan dibom tempat saya tinggal…? Sereeemmm…. Subhanallah ya Allah jangan sampai itu terjadi… :(

Semoga saja tidak… Mari kita berdoa semoga kejadian ini tidak akan pernah terjadi lagi…. Bagi yang jahat semoga cepat di tangkap sehingga tidak meresahkan masyarakat lagi. Amiiiinnn… :)

Published in: on at 3:17 am Leave a Comment
Tags: ,

Ada Benernya: Banyak Anak Banyak Rezeki

Membaca judulnya tentu anda bakal berpikir saya akan membahas tentang anak. Kali ini anda salah besar. Di sini saya akan membahas gimana caranya mengembangkan dana yang anda miliki berdasarkan instrument-instrument keuangan yang ada di Indonesia. Tapi gak usah muluk-muluk dl sebelum anda mengambil keputusan. Kenali dl intrument keuangan yang menurut anda aman buat keuangan anda dan anda dapat meminimal resiko dari keputusan yang anda ambil. Disini saya akan mengambil contoh instrument yang banyak digunakan orang lain.

Menabung, Buat masyarakat Indonesia menabung bukan hal yang asing lagi buat anda. SMenabung buat kita wajib bahkan sangat wajib. Karena dengan menabung anda dapat mengendalikan penghasilan anda agar tidak habis begitu aja. Buat yang suka belanja sebaiknya anda membuka rekening tabungan karena apabila gak anda tidak dapat mengendalikan emosi anda untuk selalu belanja, bisa2 belum akhir bulan penghasilan anda bakal habis. Dengan menabung berarti kita sudah menyelamatkan sebagian penghasilan kita agar tidak sia-sia habis begitu saja. (more…)

Published in: on July 12, 2009 at 6:06 am Comments (1)
Tags: ,

Hargailah Penghasilanmu

Apa yang anda pikirkan saat anda pertama kali mendapatkan penghasilan setelah sebulan lamanya anda bekerja…? Saya yakin tentu anda akan sangat senang sekali karena anda tidak perlu lagi merepotkan orang tua dalam hal memenuhi semua kebutuhan anda. Buat anda yang baru menamatkan jenjang pendidikan di perguruan tinggi mendapatkan pekerjaan tentu merupakan hal yang sangat menggembirakan. Tentunya sebelum anda menerima gaji pertama, anda sudah memikirkan kemana saja akan anda gunakan gaji yang anda terima itu.

Buat sebagian orang yang kesehariannya ”doyan shopping” tentunya dengan gaji yang pertama anda terima sangatlah kurang. Jadi berapa gaji yang menurut anda cukup dalam memenuhi kebutuhan anda…? Buat anda yang sudah mempunyai keluarga mendapatkan pekerjaan tentu merupakan hal yang sangat menggembirakan. Namun jika anda ditanya ”apakah anda cukup dengan gaji yang anda terima sekarang…? Saya yakin sebagian besar orang akan berkata tidak cukup. Lalu berapa gaji yang menurut anda cukup untuk memenuhi semua kebutuhan anda dan keluarga selama sebulan..? Apakah 1 juta, 4 juta, 8 juta, 12 juta, 24 juta atau 50 juta…? (more…)

Published in: on July 9, 2009 at 3:40 am Leave a Comment
Tags: , , ,

Begitu Mulianya Hati Perempuan Itu

Aku melihatnya dia sebagai seorang perempuan paling cantik. Memiliki kulit yang putih, wajah yang bersih seperti bayi, otak yang cerdas, keibuan, tutur kata yang santun serta sangat taat beribadah. Sampai saya berpikir betapa beruntungnya laki-laki memiliki istri seperti dia. Menurut saya dia bakal menjadi incaran para laki-laki yang ingin memiliki istri yang sholehah.
Dua puluh lima tahun yang lalu, pada usia yang sangat muda dia menikah dengan seorang pria. Pernikahan yang bahagia. Laki-laki yang sangat beruntung. Bagaimana tidak, sebab dengan kelebihan yang perempuan itu miliki, akan sangat sulit sekali mencari laki-laki yang layak untuk bersanding dengannya. Namun dia memilih laki-laki itu untuk menjadi pendamping hidupnya.
Tak terasa waktupun berlalu. Sedikitpun tidak pernah terdengar berita buruk tentang kondisi rumah tangga mereka yang kini sudah memiliki 3 orang anak yang lucu-lucu. Tentu saja dengan kasih sayang dan cinta yang mereka miliki mampu membuktikan kepada orang-orang bahwa betapa harmonisnya mereka. Suami yang bertanggungjawab menafkahi keluarganya. Sang istri yang berprofesi sebagai dosen tidak mrubah kodratnya sebagai ibu yang baik buat anak-anaknya serta sebagai istri yang selalu menghormati dan melayani suaminya, walau segudang kesibukan yang dia miliki. Ternyata dia mampu menjadi ibu serta istri yang terbaik buat anak dan suaminya.
Sangat jarang mereka tampil berdua, karena aktivitas istri yang sangat padat, serta aktivitas suami yang sibuk disebabkan suami yang bekerja di luar kota, yang membuat sanagt jarang sekali bisa berkumpul bersama. Namnu, sesekali meraka tampil berdua. Cukup bayak para ibu-ibu dan cowok-cowok berkomentar miring tentang suaminya meski hanya bercanda.
“Istri cantik, cerdas, sholehah, memiliki rumah yang besar dan luas serta anak-anak yang lucu. Sangat beruntung sekali!” sahut para cowok-cowok yang melihat keharmonisan mereka.
Yang lainnya berkomentar, “Seandainya saya memiliki istri secantik dia, gak bakalan dech keluar rumah. Mendingan di rumah mandangin istri sambil bersyukur dianugerahi istri yang cantik dan rezeki yang luas”.
“Seandainya laki-laki itu menyakiti istrinya, betapa bodohnya laki-laki itu. Dianugrahkan istri yang sholehah dan cantik masih kurang puas…? Semoga bukan begitu nantinya. Komentar salah satu ibu-ibu yang tinggal di sana.
Sebagai perempuan yang hanya memandang segala sesuatunya dari sisi luarnya, saya beranggapan bahwa perempuan itu sangat pintar dan bijaksana dalam mengatur rumah tangganya. Sangat jarang dilanda gosip dan perkataan yang tidak mengenakkan tentang rumah tangga mereka. Sesibuk aktivitas yang dia miliki, tetap berkomitmen bahwa keluarga nomor satu.
Kelebihan lain yang dia miliki. Dia sangat pintar menjaga dan mengurus tubuhnya agar tetap cantik walau diusianya sekarang yang tidak muda lagi. Kecantikannya itu tetap bersinar walau usianya yang sudah menginjak 50 tahun.
Dalam balutan kerudung, dan kemana-mana tidak pake make up, serta busana yang sangat sederhana memancarkan kecantikannya makin mempesona serta kemampuannya menjaga harga dirinya. Walau kadang kala dia harus pergi sendirian mengurus semua kebutuhan anaknya karena suami yang bertugas di luar kota.
Ketika dia mendengar berita kalo suaminya menghianati cintanya. Laki-laki itu main perempuan lagi dibelakangnya. Suaminya nikah lagi dengan perempuan lain tanpa sepengetahuannya dan menghasilkan seorang anak. Dia sangat begitu sabar menanggapi berita itu, bahkan dengan sabarnya dia melayani suaminya, walau seringkali dia mendapat perlakuan buruk dari suaminya. Tingkah suaminya itu membuat seluruh keluarga besarnya sangat membenci suaminya. Bahkan keluarga besarnya sempat menyarankan untuk bercerai daripada bertahan hidup dengan laki-laki yang sudah menghianati janji pernikahan mereka.
Bagaimana tidak suaminya memiliki istri selain dirinya lebih dari satu orang. Perempuan itu tetap menjaga kehormatan suaminya. Walau hatinya harus terluka oleh perlakuan buruk suaminya. Namun dia tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan itu.
Sampai suatu ketika, sang suami mengalami kelumpuhan yang menyebabkan suaminya tidak bisa bekerja lagi. Istri mudanya meninggalkannya dan anak mereka. Istri mudanya tidak mau menerima laki-laki itu lagi karena dia sudah tidak mampu lagi memenuhi semua kebutuhan istri mudanya yang matre. Bahkan uang hasil jerih payahnya dengan tega suaminya berikan buat istri mudanya.
Namun sekarang keadaan berbalik. Suaminya mengalami kelumpuhan. Alhamdulillah gak seluruhnya. Tapi karena penyakit itu meyadarkannya bahwa dia sudah sangat banyak menyakiti istrinya. Begitu mulianya hati perempuan itu, mau menerima suaminya apa adanya lagi walau saat ini suaminya mengalami kelumpuhan ringan yang menyebabkan dia tidak maksimal lagi menjadi kepala keluarga.serta harus rela menerima anak tiri hasil pernikahan suaminya dengan perempuan lain. Dia menerima dengan lapang dada kehadiran anak kecil itu.
Dengan kondisi suami yang lumpuh dengan sigap perempuan itu mengambil alih tanggung jawab ekonomi keluarga. Mulai dari memenuhi semua kebutuhan rumah tangga, membiayai sekolah anak-anak mereka plus anak tiri, bahkan menanggung semua ongkos pengobatan buat suaminya.
Sedikitpun saya tidak melihat kesombongan dan keangkuhan di wajah cantiknya. Menjadi ibu yang baik buat ketiga anak-anak mereka plus satu orang anak tirinya dan menjadi istri yang sholehah buat suaminya. Bertanggung jawab meladeni semua kebutuhan anak dan suaminya dan juga menjaga suaminya yang sudah belasan tahun lumpuh. Bekerja sebagai dosen tidak menyurutkan niatnya untuk tetap menomorsatukan kepentingan keluarga. Sedikitpun saya tidak melihat wajah letih dari raut wajahnya yang cantik serta tidak terdengar oleh saya rasa letih yang keluar dari bibirnya.
Hati saya berkata.
Allah begitu mulianya hati perempuan itu, menjadi ibu yang baik serta istri yang sholehah walau suaminya menghianati cintanya. Berkatilah ya Allah wanita yang setia itu.

Published in: on July 8, 2009 at 5:25 am Comments (1)
Tags:

Selamat Buat Sahabatku…

Tepatnya tanggal 2 July kemarin salah seorang sahabat saya menikah. Senang plus bahagia mendengar berita itu. Bagaimana tidak dia merupakan sahabat  sekaligus temanku dikosan dl serta kita satu kelas sewaktu kuliah di “Mantuk-Mantuk” tepatnya di Jogja dl. Selamat ya Lia, akhirnya kamu telah dipertemukan dengan seseorang yang akan menjadi pelabuhan terakhir buat cinta kamu. “Semoga perrnikahan ini diberkati dan di ridhoi allah serta Allah selalu melimpahkan ridho dan berkahnya buat kamu”. Aku gak bisa datang, maaf ya cuma doa tulus yang bisa aku berikan buat kamu (Ya iyalah Mira please dech kamu tu gak mikir apa). Acara nikahannya diadakan di sulawesi, makassar.

LiaLia sebelah kiri dan Yunita sebelah kanan

(more…)

Published in: on July 4, 2009 at 11:50 pm Comments (1)
Tags: